Sukses Turunkan Stunting, Wakil Bupati Gowa Darmawangsyah Muin Targetkan Angka 10 Persen

Sukses Turunkan Stunting Wakil Bupati Gowa Darmawangsyah Muin Targetkan Angka 10 Persen

GOWA, BERITA-SULSEL.COM — Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin, tidak ingin berpuas diri setelah Kabupaten Gowa meraih penghargaan nasional dalam penurunan angka kemiskinan dan stunting. Sebaliknya, ia menjadikan penghargaan dari pemerintah pusat tersebut sebagai pelecut semangat untuk memasifkan penanganan gizi buruk di wilayahnya.

Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa kini gencar menyalurkan bantuan paket makanan bergizi. Bantuan ini menyasar langsung keluarga berisiko stunting, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.

Selama dua hari berturut-turut, Darmawangsyah yang juga menjabat sebagai Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Gowa, memimpin langsung pembagian paket tersebut. Setelah menuntaskan penyaluran di Kecamatan Bajeng, ia bersama jajaran kini bergerak menyasar Kecamatan Pallangga pada Rabu (3/6/2026).

Ratusan Warga Pallangga Antusias

Kegiatan yang berlangsung di Kantor Desa Bontoala ini melibatkan keluarga sasaran dari tiga desa, yaitu Desa Bontoala, Desa Jenetallasa, dan Desa Taeng. Dalam aksi nyata tersebut, Pemkab Gowa menyerahkan sebanyak 200 paket makanan bergizi.

Saat tiba di lokasi, ratusan warga menyambut hangat kehadiran Darmawangsyah bersama Ketua TP PKK Gowa, Andi Tenri Indah Darmawangsyah. Warga bahkan telah memadati area kantor desa sejak pukul 08.00 WITA.

Melihat antusiasme tersebut, Darmawangsyah mengaku terkejut sekaligus terharu. Menurutnya, partisipasi aktif masyarakat merupakan modal utama bagi pemerintah dalam mempercepat penurunan angka stunting.

Selanjutnya, ia memberikan apresiasi tinggi kepada pemerintah kecamatan, pemerintah desa, tenaga kesehatan, penyuluh KB, hingga Tim Pendamping Keluarga yang telah bekerja keras secara kolaboratif.

“Saya menerima laporan sebelumnya ada tujuh anak yang mengalami stunting di wilayah ini. Alhamdulillah, sekarang tersisa dua kasus. Ini menunjukkan bahwa ketika pemerintah dan masyarakat bergerak bersama, hasilnya bisa terlihat dengan cepat,” ujar Darmawangsyah.

Strategi Jangka Panjang Pemkab Gowa

Darmawangsyah menjelaskan bahwa pemerintah daerah memilih ketiga desa tersebut berdasarkan hasil pemetaan risiko stunting yang akurat. Langkah ini bertujuan agar intervensi gizi dari pemerintah benar-benar tepat sasaran.

Selain itu, ia menegaskan bahwa pemberian paket makanan ini bukan sekadar bantuan sesaat. Program ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang untuk memperkuat kualitas kesehatan ibu dan anak.

Oleh karena itu, ia meminta seluruh perangkat desa, aparat kecamatan, dan tenaga pendamping untuk selalu memperbarui data warga. Langkah ini penting agar tidak ada bantuan yang salah sasaran.

Di sela-sela pembagian bantuan, Darmawangsyah juga mengedukasi warga mengenai penyebab, dampak jangka panjang, serta langkah pencegahan stunting. Menurutnya, pemahaman masyarakat menjadi kunci utama dalam menekan angka kasus secara berkelanjutan.

Saat ini, Pemkab Gowa sedang menyiapkan skema program yang lebih luas. Program tersebut mencakup pemberian bantuan nutrisi berkala berupa telur, susu, dan vitamin untuk kelompok rentan di seluruh wilayah Gowa.

“Kalau seluruh elemen bergerak bersama, saya optimistis angka stunting di Gowa yang saat ini berada di kisaran 17 persen bisa kita tekan hingga 10 persen,” tegasnya.

Mengutamakan Keadilan Distribusi

Di akhir arahannya, Darmawangsyah mengingatkan petugas lapangan agar selalu mengedepankan prinsip keadilan saat menyalurkan bantuan. Ia tidak ingin keluarga yang mampu justru menerima bantuan yang bukan hak mereka.

“Kita harus mendahulukan warga yang memang membutuhkan. Fokus kita adalah memastikan kebutuhan gizi masyarakat rentan dapat terpenuhi,” pesannya.

Pada kesempatan yang sama, Camat Pallangga, Muhammad Basir, menyampaikan terima kasih atas perhatian besar dari Wakil Bupati dan Ketua TP PKK Gowa. Ia menilai kehadiran pemimpin daerah secara langsung membuktikan komitmen nyata, bukan sekadar kebijakan di atas kertas.

“Sejak pagi masyarakat sudah datang karena ingin bertemu langsung dengan Pak Wakil Bupati. Kami berharap bantuan ini memberikan manfaat nyata bagi keluarga penerima sekaligus memperkuat penanganan stunting di Kecamatan Pallangga,” ungkap Muhammad Basir.

Melalui program yang menyentuh langsung akar rumput ini, Pemkab Gowa berharap angka penurunan stunting bukan sekadar menjadi target statistik. Lebih dari itu, gerakan bersama ini diharapkan mampu menghadirkan perubahan kualitas hidup yang nyata bagi generasi masa depan Kabupaten Gowa.


Comment