Digelar Akhir September, Gau Maraja Bone Ditopang APBN Rp689 Juta

Digelar Akhir September, Gau Maraja Bone Ditopang APBN Rp689 Juta

BONE, BERITA-SULSEL.COM – Sebuah giat kolosal untuk mengenalkan budaya dan seni Kabupaten Bone yang dikemas dalam even “Gau Maraja”, bakal digelar mulai 25 hingga 30 September mendatang. Kepala Dinas Kebudayaan, Andi Murni, melalui telepon WhatsApp, Selasa (8/9/26) malam, mengungkap bahwa giat ini dibiayai melalui APBN dan pengerjaannya menggunakan jasa Event Organizer (EO).

“Anggarannya kementerian tapi kita pakai EO, itu yang namanya Iccank, dia EOnya. Banyak memang kegiatannya, ada di Kajuara, ada juga di Lapri. Kalau di kota ada pameran pertanian di museum, ada juga pameran benda pusaka di lembaga lama, ada kuliner di Tana Bangkala’e. Malah ada juga seminar nanti dari Unhas, ada acara sepeda juga dari komunitas. Disini kita sharing, kalau ada mau masuk untuk meriahkan acara, kita terima semua, tapi mereka tidak dibayar,” bebernya.

Diketahui, Gau Maraja ini ditopang dana senilai total Rp689.030.000 melalui APBN 2026. Adapun rincian penggunaan dana yakni Paket Belanja Sewa Kegiatan Gau Maraja senilai Rp339.600.000, Belanja Jasa Lainnya yakni untuk Jasa Pembuatan Desain Publikasi dan Konten Kegiatan dan Jasa Penampil senilai Rp159.937.000.
Kemudian ada Belanja Bahan Kegiatan senilai Rp125.403.000.

Sementara sisa dana akan digunakan oleh Satuan Kerja Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XIX, yakni Jasa Profesi Pendukung Acara senilai Rp20.840.000, ada Apresiasi Kegiatan Gau Maraja senilai Rp.39.750.000 dan terakhir Transport Kegiatan Gau Maraja senilai Rp3.500.000, sehingga total dana sebesar Rp689.030.000.

Untuk item kegiatan, dikutip dari laman resmi Pemkab Bone, diantaranya ada Pembukaan Seminar Internasional di Gedung PKK Bone, Pembukaan Karnaval Budaya Gau Maraja, Pembukaan Festival Lampu Toae Kajuara, Pembukaan Pesta Panen di Lapangan Persibo Bone. Kemudian ada Silaturahmi Nasional Perwira di Gedung PKK, Malam Puncak Gau Maraja 2026, Launching Film, Pameran Pusaka, Pameran Agraris di Museum, terakhir, Closing Ceremony 2026 di Lapangan Merdeka Bone.


Comment