
SOPPENG, BERITA-SULSEL.COM – Wakil Bupati Soppeng Supriansa menyarankan meminta petani agar mengelolah dengan baik bantuan yang diberikan pemerintah. Pasalnya, sedikit salah atau ada penyimpangan bisa dipidanakan.
Menurut Supriansa, Indonesia adalah negara agraris, tapi beras masih masuk dari Thailand dan Vietnam. Swasembada ini harus kuat dan tetap berjalan. Bulog sebagai lumbung dan tempat menampung beras sekaligus membeli dari pengusaha atau petani untuk swasembada pangan dan ketahanan pangan, ini harus dibantu.
Baca Juga : Camat di Soppeng Juga Peringati Hari Pendidikan Nasional
“Penyaluran bantuan pemerintah melalui Kementriaan ke Dinas Pertanian lalu ke Gapoktan terus kekelompok tani hingga ke petani. Tapi, bantuan yang kita terima harus dikelola dengan baik, jika ada penyimpangan bisa dipidanakan,” jelasnya saat memberikan materi pelatihan kepada petani dan pelaku agribisnis dari Dinas Pertanian Selasa (2/5/2017).
Baca Juga : Ayo Buruan Daftar, Kominfo Soppeng Gelar Pelatihan Informatika Berbasis SKKNI
Supriansa menambahkan, semkain kuat persatuan dibawah, maka semakin kuat untuk meminta bantuan di pusat.
“Semua bantuan pemerintah untuk pertanian harus masuk di daerah, termasuk Soppeng. Hal ini akan diregistrasi jika ada temuan, apakah bantuan disalah gunakan atau ada yang dijual, itu akan diproses hukum,” paparnya
Baca juga : Pertemuan Pramuka Penegak dan Pandega di Soppeng Ditutup
Supriansa berharap kepada petani, menyampaikan setiap permasalahan yang dihadapi dilapangan, kepada dinas terkait untuk dicarikan solusi. (Henrik)
Comment