Festival Perahu Tradisional Hanya Ada di Kota Makassar

Kepala Disparekraf Kota Makassar, Rusmayani Majid saat memberi sambutan pada pembukaan festival perahu tradisional di Anjungan Pantai Losari Jalan Penghibur
Kepala Disparekraf Kota Makassar, Rusmayani Majid saat memberi sambutan pada pembukaan festival perahu tradisional di Anjungan Pantai Losari Jalan Penghibur

MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM – Mendengar kata perahu, pasti masyarakat berpikir jika alata transportasi laut ini hanya berguna bagi kalangan nelayan dalam mencari ikan dilaut. Namun, berbeda jika kita ke Kota Anging Mammiri Makassar, perahu bukan sekedar alat untuk mencari ikan bagi kalangan nelayan saja.

Fantastisnya, di Kota Makassar perahu dapat di jadikan sebagai sebuah objek wisata bahari terbaru dengan diadakannya festival perahu oleh Pemerintah Kota Makassar tepatnya Anjungan Pantai Losari.

Untuk itu, Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kota Makassar, menyelenggarakan kegiatan “Festival Perahu” tradisional. Festival ini bertujuan untuk merubah pola pikir manusia terhadap sebuah arti kata dari perahu. Bukan hanya itu saja, sejak dahulu bangsa Indonesia dikenal memiliki banyak warisan leluhur yang tak ternilai harganya dan kaya akan nilai adat, budaya dan sejarah.

Kepala Disparekraf Kota Makassar, Rusmayani Majid menyebutkan, warisan bangsa kita salah satunya adalah perahu tradisional yang juga merupakan bagian dari hasil peninggalan budaya asli bangsa Indonesia.

Selain itu kata Maya sapaan akrabnya, perahu juga sebagai cerminan simbol identitas dan jati diri bangsa yang wajib kita jaga dan pertahankan eksistensinya.

Perahu Phinisi menghiasi acara festival perahu tradisional. Sabtu, (29/10/2016)
Perahu Phinisi menghiasi acara festival perahu tradisional. Sabtu, (29/10/2016)

“Kegiatan ini akan menjadi nilai tambah tersendiri bagi pengembangan ragam/corak serta kekayaan nilai seni budaya yang mutlak kita harus jaga dan lestarikan,” sebut Rusmayani dalam sambutannya di Ajungan Pantai Losari. Sabtu, (29/10/2016)

Rusmayani berharap dengan digelarnya acara festival ini, kepariwisaataan di tanah kelahiran senjata tradisonal Badik, destinasi pariwisata Kota Makassar terus meningkat kedepannya.

Dari informasi yang diperoleh melalui, Kabid Promosi Disparekraf Kota Makassar, Muh Roem kegiatan sore ini adalah parade perahu tradisional, pagelaran tari di atas perahu tradisional dan pertunjukan musik daerah.(Danduru)


Comment