
SOPPENG, BERITA-SULSEL.COM – Jelang musyawarah daerah (Musda) Partai Golkar ke IX di Kabupaten Soppeng tanggal 29 November besok, hampir seluruh pohon di Jalan Salotungo, tepatnya di depan kantor bupati dipasangi bendera berwarna kuning. Beberapa bendera terpasang dengan menggunakan bambu serta terpaku di pohon.
Selain merusakan keindahan kota, atribut partai tersebut juga merusak pohon. Kebiasaan buruk partai politik (Parpol) yang memasang bendera dengan cara dipaku di pohon sepertinya sulit dihilangkan. Tak hanya bendera Golkar, bahkan even partai politik lain juga melakukan hal sama. Baca Juga : Ribuan Warga Soppeng Ikut Deklarasi Tolak Nakoba
Sudirman, salah satu warga Soppeng mengatakan, sejak pagi tadi, ratusan bendera Partai Golkar terlihat menancap di batang pohon.
“Seharusnya diikat saja di pohon, agar tidak merusak pohon tersebut,”katanya. Baca Juga : Nasdem Soppeng Ajak Masyarakat jadi Kader
Kepala Badan Lingkungan Hidup Pemda Soppeng Ridwan mengatakan, pihaknya telah meminta kepada masyarakat agar tak memasang atribut dengan cara dipaku di pohon.
Hanya saja, kata Ridwan, dirinya tak dapat memberikan tanggapan terkait tindakan tak terpuji yang dilakukan oknum yang memasang atribut Partai Golkar di pohon dengan cara dipaku. Baca Juga : Warga Miskin di Soppeng Berebut Raskin, Pejabat di Pemerintahan Saling Tunjuk
“Surat pemberitahuanya sudah disampaikan kepada masyarakat untuk tak memasang atribut dengan memakui pohon. Mungkin bagusnya koordinasikan juga ke Satpol PP. Mereka yang menegakkan Perda,” jelas Ridwan melalui pesan singkat, Senin (28/11/2016). (henrik)
Comment