
BONE, BERITA-SULSEL. COM – Ditemani istri dan keluarganya, Agus (34), warga Desa Balieng Toa, Kecamatan Sibulue, Kabupaten Bone, terbaring di bangsal RSUD Tenriawaru akibat luka tembakan di betis kanannya oleh Ipda Bambang, Kanit Buser Narkoba Polres Bone, Jumat (25/11/16) lalu, sekitar pukul 17.30 Wita.
Agus yang merupakan resitivis narkoba setahun lalu, mengaku tidak tahu alasan penembakan dirinya oleh polisi karena saat ditembak Agus berada dalam rumah bersama kakak, Muh Yunus, keponakan, Ari dan teman Agus, Rudi.
“Waktu itu sudah mau maghrib, ada kakak saya duduk diteras dengan teman, polisi datang langsung masuk dan katanya mau menggeledah rumah karena saya ada kaitan dengan pelaku yang dari Kalimantan,” tutur Agus. Baca Juga : Bupati Bone Dorong Nurdin Halid Maju di Pilgub Sulsel
Tanpa mengetahui jelas kesalahannya, sebutir peluru tiba-tiba sudah mendarat di betis kanan Agus, dan setengah terseok Agus ke dapur untuk mengambil parang, namun keenam polisi tersebut sudah lebih dulu lari meninggalkan rumah Agus.
Agus bahkan sudah menjalani operasi untuk mengangkat proyektil peluru dari betisnya dan kondisi Agus kini mulai membaik. Baca Juga : Kakek Pelaku Pencabulan Balita di Bone Menyerahkan Diri ke Polisi
“Memang ada proyektil tertinggal dibetisnya, makanya korban dioperasi untuk mengeluarkan proyektil tersebut dan dibersihkan, sekarang korban sudah bisa duduk” jelas Ramli, Humas RSUD Tenriawaru Bone.
Dengan bantuan kakaknya karena masih belum bisa keluar dari Rumah Sakit, Agus berencana melaporkan penembakan tersebut ke Propam Polres Bone. Baca Juga : Bejat, Seorang Kakek di Bone Cabuli Balita
“Kakak saya ada dirumah waktu saya ditembak dan dia siap bersaksi, makanya keluarga sepakat untuk melaporkan ini karena tidak jelas apa kesalahan saya sampai ditembak, tidak ada juga barang bukti” geram Agus. (Eka)
Comment