
MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Makassar, belum lama ini melakukan pendataan bagi para anak rentan serta memberikan Akta kelahiran secara gratis di beberapa wilayah kecamatan Kota Makassar.
Diketahui, 300 anak penderita tersebut berasal dari anak penderita disabilitas, anak penderita penyakit lepra dan anak dalam panti asuhan ilegal.
Untuk itu, Dispendukcapil Makassar bekerjasama dengan yayasan BaKTI dan UNICEF melakukan survei ke beberapa lokasi guna mengetahui berapa jumlah anak yang belum memiliki data di Kantor Dispendukcapil Makassar Jalan Teduh Bersinar Kecamatan Rappocini.
Olehnya itu, Kepala Dispendukcapil Makassar, Nielma Palamba mengungkapkan kegiatan tersebut adalah bagian dari program Pemkot Makassar dalam melakukan pendataan bagi warga Kota Makassr.
Menurutnya, beberapa tempat seperti yayasan panti asuhan ilegal menampung sejumlah anak yang sama sekali belum memiliki Akta Kelahiran dari Dispendukcapil Makassar.
“Sudah kita lakukan beberapa hari yang lalu. Dimana dukungan dari UNICEF dan Yayasan BaKTI membantu mendata anak yang belum memiliki identitas utamanya Akta Kelahiran,” ujar wanita empat anak ini di ruang kerjanya, Jumat, (16/12/2016).
Tak hanya sampai disitu saja, Nielma mengaku, pihaknya akan melanjutkan kegiatan ini ke beberapa tempat lainnya. Namun kata dia, pihak Dispendukcapil Makassar merapatkan kegiatan selanjutnya.
“Pasti akan kita lanjutkan. Karena kita sudah menunjuk beberapa tempat dengan kegiatan yang sama,” akunya.
Berdasarkan informasi, Dispendukcapil Makassar akan melakukan aksi jemput bola alias terjun langsung ke pemukiman masyarakat guna mengetahui jumlah anak yang belum memiliki Akta Kelahiran sekaligus langsung melayani warga dalam mengurus administrasi kependudukan.(Dan)
Comment