Ini Bukti PSM Makassar Berhak Dapatkan Pinalti Atas Sriwijaya FC di Menit Akhir

PSM Makassar

MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM – Kemenangan tipis 1-0 PSM Makassar atas Sriwijaya FC di Stadion Andi Mattalatta, Mattoangin, Kota Makassar, 21/5/2017 menjadi perbicangan hangat pecinta sepak bola nasional, terutama pecinta klub Sriwija FC.

Kemenangan PSM Makassar dianggap atas bantuan wasit Hadiyana yang memimpin pertandingan. Dimana tim Juku Eja julukan PSM Makassar mendapat hadiah pinalti di akhir laga babak kedua tepatnya pada menit 90’+3′.

Bahkan tim Sriwijaya FC melakukan protes atas penalti yang diberikan oleh wasit Hadiyana kepada tim PSM Makassar di menit perpanjangan waktu babak kedua.

Osvaldo Lessa, yang mengasuh Laskar Wong Kito, tidak menerima penalti tersebut. Ia malah menyuruh anak asuhnya untuk keluar lapangan. Karena sikap Osvaldo, kedua tim sempat memanas. Namun, ofisial PSM dan Sriwijaya dengan cepat melerai. Sekisar 10 menit laga berhenti, barulah tim Sriwijaya masuk lapangan pertandingan.

Pinalti diberikan kepada PSM Makassar setelah Hamka Hamzah dijatuhkan oleh Firdaus Ramadhan di dalam kotak penalti Sriwijaya pada akhir babak kedua.

Reinaldo yang menjadi algojo di titik putih, sukses mencetak gol. 1-0 untuk PSM Makassar lalu membuat wasit meniup pluit panjang usai Reinaldo membuat ribut seisi Stadion Mattoanging.

Padahal dengan jelas, Hamka Hamzah dijatuhkan dalam kotak penalti oleh pemain Sriwijaya, Firdaus Ramadhan. Hal ini dibuktikan dengan unggahan foto akun instagram @erickdidu dimana terlihat jelas Fidaus dengan tangan kanannya menarik baju Hamka Hamzah pada bagian pinggang.

https://www.instagram.com/p/BUWjMEjFcbe/

Firdaus menarik baju Hamka ketika kapten PSM itu tengah melompat untuk menyundul bola. Terjatuh, wasit pun meniup peluit. Hal ini tentunya membuat PSM Makassar wajar mendapatkan hadiah pinalti.

Pelatih Kepala Sriwijaya FC, Osvaldo Lessa memberikan sindiran dengan enggan mengomentari soal penalti tersebut. Ia menganggap semua yang menyaksikan laga kedua tim, tentu mengetahui hal tersebut.

“Sebenarnya hari ini saya lebih bagus diam. Saya nanti bisa salah bicara. PSM Makassar sangat kuat di rumah, sudah menang 4 kali, sangat kuat sekali, harus tertawa saja,” katanya.

Namun eks juru taktik Persipura Jayapura itu belum bisa memastikan bakal melaporkan insiden tersebut kepada pihak PSSI, atau operator Liga 1. “Itu urusan manajemen Sriwijaya,” singkatnya.

Sementara itu, pemain Sriwijaya, Nur Iskandar menambahkan, laga tersebut berjalan normal-normal saja sejak babak pertama hingga, sebelum insiden penalti itu terjadi.

Bahkan dirinya menyebut, tim berjuluk Juku Eja tak begitu spesial permainannya. “PSM biasa saja, tidak terlalu spesial. Mereka menang hanya beruntung,” cetusnya.


Comment