
MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM – Tim Pemenangan Pilkada (TPP) DPD PAN Kota Makassar telah melakukan penetapan terkait nama-nama bakal calon usungan partai berlambang matahari terbit ini pada pemilihan Wali Kota Makassar 2018 mendatang.
Dimana dari 14 bakal calon yang telah mendaftar di PAN hanya 12 yang mengembalikan formulir dan dinyatakan lulus berkas. Mereka adalah, Andi Mustaman, Moh Ramdhan Pomanto, Syamsu Rizal, Nasran Mone, Mudzakkir Ali Djamil, Farouk M Betta, Andi Rahmatika Dewi, Hamzah Hamid, Adi Rasyid Ali, Iqbal Djalil, Nunung Dasniar, dan Irman Yasin Limpo.
Nama-nama ini kemudian akan disurvei oleh PAN dengan menggunakan jasa Lingkaran Survey Indonesia (LSI). Dimana masing-masing calon dibebankan pembayaran Rp15 juta.
Slah satu calon, Andi Mustaman menyampaikan optimis hasil surveinya memuaskan dan akan menjadi dasar bagi PAN untuk mengusung dirinya di Pilwali Makassar.
“Kami siap untuk menghdapi survei PAN. Dan kami tegaskan akan mengikuti semua tahapan yang telah ditetapkan oleh PAN sebagai bentuk keseriusan kami,” jelas Aman sapaan akrab Andi Mustaman di Makassar, Selasa (11/7/2017).
Rasa optimis Andi Mustaman mendapatkan hasil survei yang memuaskan bukan tanpa sebab. Eks legislator DPRD Sulsel dua periode ini menyampaikan telah melakukan sosialisasi kepada masyarakat sejak tahun 2016 lalu.
“Seribu lebih titik saya sudah sosialisasi ke masyarakat, dan responnya sangat baik. Ini tentunya yang membuat kami optimis mendapatkan hasil survei yang memuaskan,” ungkap Aman.
Kata dia, berusaha keras untuk mendapatkan tiket maju di Pilwali menggunakan jalur partai politik. Dia mengakui, tren surveinya semakin membaik walaupun dirinya adalah pendatang baru di Makassar.
Namun dengan tekad dan kerja-kerja politik tim relawan Aman Untuk Makassar yang sudah terbentuk disetiap kelurahan menurut Andi Mustaman, dirinya bisa bersaing dengan pemain lama, bahkan diakuinya dirinya akan melawan petahana Danny Pomanto sekalipun.
“Kita akan lawan pertahana (Danny Pomanto) tidak ada pilihan lain. Posisi survei saya masih rendah karena pemain baru, yang lama sudah tinggi surveynya,” beber mantan legislator DPRD Sulsel itu.
Comment