
LUWU, BERITA-SULSEL.COM – Bukannya mendapat pelayanan baik, keluarga pasien yang hendak meminta rujukan malah terkesan dicuekin perawat di Puskesmas Bua, Kabupaten Luwu
Menurut Asbur, warga Desa Lare-Lare, ketika hendak meminta rujukan untuk membawa adiknya ke RS. Sawerigading, Palopo, Sabtu malam(25/11/2017). Petugas seakan tidak menghiraukannya, salah satu perawat atas nama Linda justru mengarahkan untuk dirujuk saja ke RS. Madyang dengan alasan kamar Bansal di RS. Sawerigading sudah full.
Merasa tidak diharaukan perawat, Asbur pun langsung meminta surat rujukan ke dokter di Puskesmas tersebut. Hasilnya, dokter tersebut pun memberikan rujukan untuk dibawa ke RS. Sawerigading Palopo.
Kata Asbur, anehnya lagi Linda merupakan perawat di puskesmas tersebut ngomel tidak diketahui apa penyebabnya. Sempat mengancam akan menelpon polisi.
“Saya heran perawat atas nama Linda malah ngomel-ngomel dan mengancam akan menelpon kepolisian, entah apa penyebabnya,” kata Asbur Sabtu (25/11/2017).
Asbur juga menyampaikan, pasien atas nama Kurnia adalah adiknya yang hendak dirujuk ke RS. Sawerigading menggunakan ambulans milik Puskesmas Bua. Dirinya harus membayar biaya administrasi pengantaran Rp.150 ribu.
penulis : Hasdar
Comment