Pertahankan Status Layak Anak, Pemkab Gowa Dorong Peran Anak Jadi Agen Perubahan

Sekretaris Daerah Gowa Andy Azis bersama para finalis Duta Anak dan pengurus Forum Anak Gowa

MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa terus menunjukkan komitmen kuat dalam mempertahankan sekaligus meningkatkan status Kabupaten Layak Anak (KLA). Guna mewujudkan hal tersebut, Pemkab Gowa menggelar Grand Final Pemilihan Duta Anak dan Pengukuhan Forum Anak Kecamatan se-Kabupaten Gowa di Hotel Royal Bay, Makassar, Jumat (19/6/2026).

Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa, Andy Azis, menghadiri langsung kegiatan strategis ini. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa anak merupakan generasi penerus bangsa yang wajib mendapatkan persiapan terbaik sejak dini. Oleh karena itu, pemilihan Duta Anak bukan sekadar ajang unjuk bakat biasa, melainkan sebuah sarana efektif untuk membentuk karakter generasi yang cerdas, peduli, dan berdaya saing tinggi.

“Anak-anak adalah agen perubahan yang memiliki potensi besar untuk memajukan daerah kita. Pemilihan Duta Anak ini juga menjadi tempat bagi anak-anak untuk menyuarakan aspirasi serta berkontribusi positif dalam pembangunan daerah,” ujar Andy Azis.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa kegiatan ini berjalan beriringan dengan visi besar Pemkab Gowa dalam menguatkan ekosistem ramah anak. Melalui wadah ini, pemerintah berkomitmen untuk selalu mendengar suara anak, memenuhi dan menghormati hak-hak mereka, serta mengembangkan potensi anak secara optimal.

Selain memilih Duta Anak, momentum ini juga menandai pengukuhan pengurus Forum Anak Kabupaten Gowa (FAHASTA). Andy Azis menilai kehadiran forum tersebut sebagai langkah taktis untuk memperluas keterlibatan anak dalam mengawal program-program pembangunan daerah.

Kepada pengurus FAHASTA yang baru mengucapkan sumpah, Andy Azis menyampaikan ucapan selamat dan berpesan agar mereka menjalankan amanah tersebut dengan penuh tanggung jawab.

“Jadilah pelopor dan pelapor. Berikan contoh yang baik bagi teman-teman sebaya serta berani menyampaikan berbagai hal yang berkaitan dengan kepentingan dan perlindungan anak,” tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Gowa, Kawaidah Alham, menjelaskan peran teknis dari kegiatan ini. Menurutnya, rangkaian pemilihan dan pengukuhan ini merupakan bagian dari upaya nyata pemerintah daerah untuk memberikan ruang partisipasi yang lebih luas bagi anak-anak Gowa.

Kawaidah berharap kehadiran Duta Anak dan pengurus Forum Anak mampu menjadi mitra strategis pemerintah. Mereka nantinya akan menjembatani suara, kebutuhan, hingga solusi atas berbagai tantangan yang anak-anak hadapi di tingkat kecamatan maupun kabupaten.

Melalui program berkelanjutan ini, Pemkab Gowa optimistis dapat melahirkan generasi muda yang berkarakter kokoh dan berprestasi. Dengan demikian, status Kabupaten Layak Anak yang melekat pada Kabupaten Gowa akan terus terjaga secara konsisten demi masa depan generasi yang lebih cerilsh.


Comment