Cara KPU Palopo Tingkatkan Partisipasi Pemilih dari Kalangan Pemuda

PALOPO, BERITA-SULSEL.COM – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palopo semakin aktif meakukan sosialisasi. Salah satu bentuk gerakan sosialisasi pemilih yang telah dilaksanakan adalah sosialisasi ke beberapa perguruan tinggi yang ada di Kota Palopo.

Ketua KPU Kota Palopo, Haedar Djidar mengatakan, kegiatan sosialisasi KPU tersebut merupakan program sosialisasi goes to campus yang dilaksanakan selama dua hari, yakni tanggal 14 dan 15 Februari 2018.

“Pada hari pertama, sosialisasi dilakukan di perguruan tinggi Universitas Andi Djemma (UNANDA) Palopo dan Sekolah Tinggai Ilmu Eknomi (STIE) Muhammadiyah,” ujar Haedar Djidar, dikutip dari website resmi KPU Kota Palopo.

“Selanjutnya, pada hari Kedua,KPU telah melakukan sosialisasi di perguruan tinggi Institute Agama Islam Negeri (IAIN) Palopo dan Universitas Cokroaminoto Palopo,” lanjut Haedar Djidar.

Haedar Djidar pada sambutannya mengatakan bahwa kampus merupakan wadah berproses para calon pemimpin masa depan, dimana di dalam lingkup kampus sudah terjadi praktek berdemokrasi.

“Kami berharap kita bisa sama-sama mensinergikan gerakan menyukseskan pilkada damai tanpa hoax, menggunaka hak memilih dan tidak golput, demi kebaikan kita bersama kedepannya.” harapnya.

Dalam sosialisasi ini Komisioner KPU Kota Palopo Divisi SDM dan Partisipasi Masyarakat, Faisal S Sos menyampaikan maksud sosialisasi goes to campus dilaksanakan kepada peserta kegiatan sosialisasi.

“KPU melakukan sosialisasi ini dengan langsung mendatangi beberapa kampus di Kota Palopo, merupakan bentuk usaha yang kami lakukan dalam menyukseskan Pilkada yang akan digelar nantinya. Dalam hal ini, bagaimana mahasiswa mengetahui seperti apa pentingnya menggunakan hak pilih/tidak golput pada setiap momentum politik lima tahunan ini,” tutur Faisal.

Sementara itu, yang menjadi pemateri pada sosialisasi goes to campus tersebut, yakni Andi Ahmad Yani M Si MPA M Sc dan Amril Hans S AP MPA, yang dimoderatori oleh Riswanto MR S Sos M Si dan Andi Rahmat Hidayat S Sos M Si. Dari Lembaga Studi Kebijakan Publik (LSKP) Makassar.


Comment