Jangan Biarkan Ada Tambang Liar di Bontonompo Selatan

GOWA, BERITA-SULSEL.COM – Bupati Gowa, Adnan Purictha Ichsan didampingi Wakil Bupati, Abd Rauf Malaganni melakukan kunjungan kerja di Kecamatan Bontonompo Selata (Bonsel), Rabu (18/4/2018).

Kedatangan bupati bersama rombongan disambut hangat ratusan warga di wilayah yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Takalar ini.

Kunjungan kerja (Kunker) yang di pusatkan di Dusun Pammanjengang Desa Tindang Kecamatan Bontonompo Selatan ini, bupati meninjau langsung pengerjaan proyek padat karya tunai berupa pembangunan jalan tani yang menelan anggaran Rp118 juta yang bersumber dari dana desa.

Kepala Wilayah Kecamatan (Camat) Bontonompo Selatan, Mappatangka dalam laporannya mengatakan pada umumnya masyarakat yang ada di wilayahnya bermata pengcaharian sebagai petani.

Pada kesempatan itu, Camat, Mappatangka juga melaporkan kalau dalam pelaksanaan pilkades serentak tahun ini, ada empat desa di Bonsel yang akan melaksanakan pesta demokrasi  enam tahunan ini.  Keempat desa itu, masing-masing, Desa Salajo, Salajangki, Tindang dan Pa’bundukang.

Sementara itu Bupati Gowa, Adnan Purictha Ichsan mengaku, merasa senang karena dapat berkunjung ke kampung halamannya ini untuk bisa bersilaturrahmi dengan seluruh masyarakat yang ada di wilayah Bonsel.

 

Adnan juga mengingatkan pentingnya kekompakan dan kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat. Karena kekompakan dan kebersamaan yang semakin terjaga itu, maka berdasarkan hasil survey yang dilakulan pleh JSI, tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja pemerintahannya mengalami peningkatan 6,9 persen  atau mencapai angka 81,8 persen dibanding tahun 2017 lalu yang hanya berada pada angka 74,9 persen.

Disampaikam juga bahwa masyarakat Gowa memiliki empat filosofi hidup yakni orang Gowa itu bagus agamanya, bagus adatnya, orang Gowa pintar (caradde bhs Makassar) dan orang Gowa itu pekerja keras.

 

“Orang Gowa itu jika komitmen maka pasti akan ia akan pegang teguh,” ujarnya.

Keempat filosofi inilah menjadi acuan bagi pihaknya untuk berkomitmen dan bekerja keras membangun wilayah Gowa. “Karena komitmen itu, maka kita di Gowa bisa menerapkan pelaksanaan pendidikan gratis secara total,” ujarnya.

Bupati termuda di kawasan Timur Indonesia ini juga menyebutkan  Ada empat program yang di bawah untuk masyarakat Bonsel.

Pertama, pembagian kartu Indonesia sehat yang di Gowa mencapai 129 ribu jiwa yang diintegrasikan dengan BPJS, kartu penerima keluarga harapan (PKH),  program padat karya tunai yang dimulai sejak tahun ini. Program pemberdayaan masyarakat ini terbukti mengurangi angka kemiskinan dan angka pengangguran.

“Ini kita lakukan di 121 desa yang ada di Gowa,” tandas Adnan.

Sementara anggaran untuk pembangunan infrastruktur jalan di Kecamatan Bonsel tahun ini mencapai Rp8 miliar.

“Untuk menjaga kelangsungan jalan yang ada di wilayah ini agar tetap baik maka jangan biarkan ada tambang-tambang liar di wilayah ini,” tegas Adnan.

Semua tambang liar kata Adnan akan ditertibkan secara tuntas karena keberadaan tambang ini sangat merugikan masyarakat dan pemerintah. Di akhir sambutannya Adnan tak lupa mengajak masyarakat untuk mensukseskan pilgub bulan Juni mendatang. (an).


Comment