GOWA, BERITA-SULSEL.COM – Memasuki pelaksanaan bulan suci Ramadhan pertengahan bulan Mei mendatang, Pemkab Gowa melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Dipestri) Kabupaten Gowa, menjamin ketersediaan stok berbagai jenis kebutuhan pokok (sembako) di pasaran.
Hal ini disampaikan Kepala Dinas Perdagangan dan Peridustrian Kabupaten Gowa, Andi Sura Suaib. Ia memastikan ketersedian stok berbagai jenis kebutuhan pokok jelang bulan suci Ramadhan 1439 Hijriah aman.
“Soal stok sembako selama Ramadhan Insya Allah aman, saya jamin itu,” kata Andi Sura di kantornya, Kamis (19/4).
Terkait soal harga, mantan Camat Pattalassang ini mengakui hingga saat ini, ia belum menerima laporan soal adanya kenaikan harga berbagai jenis sembako.
Namunpun demikian kata dia, kenaikan harga sembako pasti ada, namun belum bisa dipastikan seberapa persen kenaikan itu.
“Kalau sekarang, memang belum ada laporan yang kami terima dari staf soal adanya kenaikan harga. Namun satu hal yang bisa saya sampaikan bahwa kenaikan itu pasti ada dan itu sudah merupakan hal lumrah setiap kita akan memasuki bulan Ramadhan. Biasanya kenaikan itu terjadi satu atau dua pekan menjelang masuknya bulan suci Ramadhan,” ujar Andi Sura.
Kata Sura, mengantisipasi terjadinya lonjakan harga itu, pihaknya akan membentuk tim yang akan bertugas memantau harga-harga kebutuhan pokok dipasaran.
Pembentukan tim ini betujuan untuk memastikan bahwa kalaupun ada kenaikan harga tapi besarannya masih dalam tahap kewajaran.
“Insya Allah, mulai hari Rabu pekan depan tim sudah turun memantau. Tahun lalu kebutuhan sembako naik 15 persen,” ucapnya.
Diakui Andi Sura, soal pengawasan barang sepenuhnya merupakan kewenangan Disperindag Sulsel. Namunpun demikian masih kata mantan Kabag umum Sekkab Gowa ini, jika ada indikasi kalau ada pedagang yang menimbun barang maka pihaknya akan melaporkan ke Disperindag provinsi atau ke pihak kepolisian untuk ditindak lanjuti secara hukum.
Pada kesempatan itu, Sura juga menghimbau sekaligus meminta peran serta masyarakat untuk ikut terlibat dalam pengawasan barang jangan sampai ada oknum pedagang atau distributor yang mencoba melakukan penimbunan.
Menyinggung soal ketersediaan stok gas LPG 3 Kg, Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perdagangan dan Perindustrian Gowa, Muh Rais yang ditemui terpisah juga memastikan aman. Malah kata dia pihaknya memperoleh tambahan kuota sebanyak 282 matrix ton dari kuota yang ada sebelumnya untuk Gowa sebesar 19.411 matrix ton. “Satu matrix ton itu sama dengan 1000 biji tabung,” sebutnya. (an).
Comment