BONE, BERITA-SULSEL.COM — Mengamati dunia politik di Bone, putra daerah yang kini menjabat sebagai Wakil Rektor Universitas Pattimura Maluku, Dr Muspida SE MSi, ikut angkat bicara terkait fenomena kotak kosong yang terjadi di Bone.
“Terkait fenomena kotak kosong pasti ada kemunduran demokrasi, sengaja atau tidak, artinya monopoli partai yang artinya menghalangi hak politik orang lain. Satu presiden buruk kalau kotak kosong menang. Incumben harus bisa menunjukkan kinerja bukan persoalan like atau dislike, harus ada niat untuk sejahterakan rakyat” ungkap Muspida.
Menurutnya, Bone sekarang makin dewasa berpolitik dan secara keseluruhan Bone dapat survive. Petahana sendiri, kata Muspida, memang sudah mengalir darah kepemimpinan dalam darahnya.
“Pemimpin Bone ke depan harus bermasyarakat bukan kayak dulu, disegani apalagi ditakuti. Pahami kesulitan masyarakat dan harus selalu bisa memberi solusi” pesannya. (eka)
Comment