MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM – Rektor Universitas Islam Makassar (UIM) Dr Ir Majdah M Zain MSi mengisi tarawih terakhir di Masjid Ash Shahabah, Selasa, 11 Mei 2021.
Ketua Muslimat NU Sulsel ini mengangkat tema hakekat sabar dan syukur serta rahasia puasa selama sebulan terhadap kesehatan tubuh.
Puasa, kata Majdah, selain melawan lapar dan dahaga, juga merasakan hidup orang yang kurang mampu.
“Bukan itu saja, berpuasa mengapa harus sebulan. Kenapa bukan dua atau tiga hari saja. Ternyata, manfaat sebulan puasa telah lama dikenal memiliki dampak baik bagi kesehatan,” ujarnya.
“Salah satu efeknya pada regenerasi sel yang terjadi secara alami. Hal ini disebut dengan autophagy, sekaligus melatih sabar,” ujarnya.
Majdah menutup amaliah ramadan di nasjid baru UIM dengan memberikan undian Bagi jamaah tarawer .
Kata Majdah, autophagy sejak dikenal sebagai proses alami, sel akan membersihkan jaringan rusak dalam tubuh.
“Tidak hanya saat ramadan seperti saat ini, penelitian ternyata menunjukkan manfaat puasa. Hal ini dapat memicu proses alami tersebut yang akan memberi dampak baik bagi kesehatan tubuh,” terangnya.
“Autophagy terjadi secara alami di dalam tubuh. Proses vital dimana sel-sel tubuh akan membersihkan sel atau komponen yang rusak atau tidak perlu,” terangnya.
Kata Majdah, seorang ilmuwan Jepang, Yoshinori Ohsumi memenangkan penghargaan nobel atas penelitian tentang autophagy pada tahun 2016 lalu.
Lalu, apa itu autophagy? tanya Majdah, istilah ini adalah proses regenerasi alami yang terjadi pada tingkat sel dalam tubuh. Seperti yang telah diketahui, tubuh memiliki triliunan sel, ketika seseorang membatasi jumlah makanan yang masuk dalam tubuh mereka. Sel-sel tubuh akan menerima lebih sedikit kalori memicu autophagy.
Pada akhirnya, saat puasa autophagy membuat sel-sel tubuh membersihkan serta mendaur ulang setiap bagian yang tidak perlu atau rusak sehingga tubuh sehat di tengah pandemi Covid-19.
“Inilah manfaat puasa selama sebulan. Berpuasa akan mendapatkan banyak kebahagiaan, mulai dari perasan tenang karena telah menjalankan perintah agama, bahagia saat memasuki waktu berbuka, hingga bahagia saat menjelang idul fitri,” jelasnya.
“Tentu kondisi ini akan memberi efek positif pada kesehatan Anda, baik untuk kesehatan fisik maupun mental,” pungkas Majdah. (*)
Comment