BONE, BERITA-SULSEL.COM – Seorang warga Desa Pattiro Bajo, Kecamatan Sibulue, Kabupaten Bone, Jamal, yang berprofesi sebagai tukang ojek, lumpuh usai suntik vaksin kedua, akhir Mei lalu.
Sampai saat ini, kondisi Jamal telah membaik dan sudah bisa menggunakan tongkat untuk berjalan setelah sebelumnya tidak bisa menggerakan seluruh badan. Dari keterangan tetangga samping rumahnya, Yuli, diketahui kalau sebelum lumpuh, Jamal selalu mengeluh badannya berat dan sulit digerakkan. Jamal bahkan sering manjatuhkan barang penumpangnya karena rasa keram dibagian tangan.
“Sempat dibawa ke rumah sakit satu minggu, tapi setelah pulang keadaannya masih seperti itu. Kasihan karena dia itu tulang punggung keluarga dan sudah sebulan lebih tidak bekerja karena sakit” tutur Yuli.
Dikonfirmasi hal tersebut, Jubir Satgas Covid-19 Bone, dokter Yusuf, menegaskan bahwa selama ini pemberian suntikan vaksin aman-aman saja dan belum ada korban. Menurutnya, apa yang terjadi pada Jamal adalah sebuah kebetulan dan butuh pemeriksaan lebih lanjut oleh pihak puskesmas.
“Bagi yang sudah divaksin diharapkan antibodi terbentuk agar virus ini tidak menyebabkan jatuh sakit, kalaupun sakit tidak berat atau sampai kritis apalagi meninggal. Bisa saja kebetulan bersamaan waktunya saja karena banyak sekali penyakit dengan gejala lumpuh” terang Yusuf.
Dia menambahkan kalau kelumpuhan itu bukan akibat vaksin dan bukan pula akibat virus Corona. Yusuf juga menghimbau masyarakat untuk menyampaikan keluhan usai vaksin agar bisa dilakukan pemeriksaan lanjutan.
“Sebelum pulang mereka diobservasi dulu, disitu titik pemantauannya. Kalau di rumah ada gangguan kesehatan silahkan hubungi faskes. Sejauh ini tidak ada masalah dengan vaksinasi, kalau ada yang mau menghubungkan sakitnya dengan vaksin nanti bisa lapor ke rumah sakit biar ditangani Komda KIPI” tutupnya.
Dari beberapa informasi warga, kasus Jamal bukanlah satu-satunya di Bone, ada beberapa kasus sama namun masyarakat tidak berani menyampaikan keluhannya, selain karena takut tidak dapat pelayanan, beberapa korban juga mengaku takut tidak kebagian bantuan dari pemerintah. (eka)
Comment