Klinik Hingga Mini ICU Disiapkan Kemenkes Saat KTT G20 Bali

Direktur Tata Kelola Pelayanan Kesehatan Kemenkes, Sunarto. Foto : Ist

JAKARTA, BERITA-SULSEL.COM -– Semakin mendekati hari H, Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) yang berlokasi di Bali, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, sigap menyiapkan sejumlah fasilitas pelayanan kesehatan, mulai klinik hingga Mini ICU.

“Sudah dipilih beberapa Rumah Sakit, pemilihannya juga telah menghitung jarak dari main venue, yaitu Apurva Kempinski ke Rumah Sakit rujukan,” kata Direktur Tata Kelola Pelayanan Kesehatan Kemenkes, Sunarto, saat konferensi pers virtual, Kamis (22/9/22).

Dijelaskan, ketika ada kejadian yang membutuhkan layanan kesehatan, jarak tempuh yang dibutuhkan ke RS paling jauh adalah 48 menit dan yang paling dekat yaitu 13 menit. Meski begitu, di main venue, juga akan disediakan klinik kesehatan dan Mini-ICU.

“Jadi kami telah menghitung. Namun begitu bukan ada apa-apa jika misalnya ada person dibawa langsung dengan ambulan. Tapi ini adalah standar penanganan emergensinya. Tapi tetap, di Apurva Kempinski juga ada klinik dan Mini-ICU,” lanjutnya.

Khusus pimpinan negara atau VVIP, penanganannya akan dilakukan langsung oleh Sekretariat Negara.

“Sedangkan Kemenkes hanya untuk delegasi seperti Menteri, Duta Besar, dan lainnya jumlahnya sekitar 600 orang. Selain ada mini-ICU dan klinik kesehatan, ada juga tim mobile 24 jam,” tambah Sunarto.

Khusus Mini ICU juga akan ada dokter spesialis jantung, dokter spesialis anastesi, dan didukung dokter umum juga perawat-perawat yang sudah terlatih. Mereka akan bersiaga selain di Apurva, juga di 21 hotel lainnya tempat para delegasi menginap.

Rinciannya yakni 10 hotel di Nusa Dua, 3 hotel di Kuta, 3 hotel di Tuban, 3 hotel lagi di Jimbaran, 1 hotel di Sanur dan 1 hotel di daerah Uluwatu. Kemenkes juga akan membagi tujuh zona pelayanan Kesehatan saat KTT G20. Setiap zona akan ada tim mobile yang bersiaga selama 24 jam.

“Untuk kepresidenan, disiapkan ambulan kepresidenan. Tersedia dua mini icu di Apurfa Kempinski dan GWK, satu unit klinik kesehatan di Apurva Kempinski, dan juga ada empat tim mobile,” ungkap Sunarto.

Persiapan layanan kesehatan tersebut, Kemenkes bekerja sama dan berkoordinasi dengan Sekretariat Negara, Kementerian Maritim dan Investasi, serta Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.
Meski pandemi COVID-19 di dunia dan Indonesia secara khusus, telah mampu dikendalikan, Sunarto mengungkapkan jika protokol kesehatan masih menjadi masih tetap diterapkan.

Para delegasi sebelum berangkat telah diwajibkan memenuhi beberapa persyaratan, dengan aplikasi PeduliLindungi. Tujuh RS Internasional dan daerah yang akan menjadi rujukan saat KTT G20 di antaranya, RSUP IGN Ngurah (jarak ke Apurva Kempinksi sejauh 21 kilometer dengan waktu tempuh 39 menit), RSUD Bali Mandara (jarak ke Apurva Kempinksi 20 kilometer dan waktu 32 menit), RS Universitas Udayana (jarak ke Apurva Kempinksi 11 kilometer dan waktu 24 menit), RS Siloam (jarak ke Apurva Kempinksi 17 kilometer dan waktu 28 menit), RS BIMC Nusa Dua (jarak ke Apurva Kempinksi 4.5 kilometer dan waktu 13 menit), RS Bhayangkara (jarak ke Apurva Kempinksi 25 kilometer dan waktu 48 menit), dan RS Tk II Udayana (jarak ke Apurva Kempinksi 22 kilometer dan waktu 40 menit).


Comment