BONE, BERITA-SULSEL.COM — Pulang dari Jakarta usai pelantikan kakak kandungnya, Andi Amran Sulaiman, yang ditunjuk sebagai Menteri Pertanian ke-3 kalinya, calon Bupati Bone nomor Urut 3, Andi Asman Sulaiman, langsung datangi warga di Desa Tana Tengnga Kecamatan Palakka. Selasa (22/10/24).
Disambut euforia ribuan warga, cabup dengan tagline BerAmal ini langsung berbaur di tengah teriknya matahari. Selain silaturahmi, Andi Asman juga membuka fesitival layang-layang yang digelar oleh Tim Aura, tim bentukan Andi Unru, anggota DPRD Bone.
Andi Unru bersama Tim Aura dan anggota DPRD lainnya yakni Sulfiana, Andi Muhammad Yusuf Nuryawan dan Andi Purnama Sari meyakinkan seluruh warga yang hadir bahwa Andi Asman adalah sosok pemimpin merakyat yang pastinya akan memikirkan kepentingan dan kesejahteraan warga khususnya Desa Tana Tengnga.
“Seorang pemimpin harus merakyat tidak perduli panas dan hujan akan selalu siap untuk bertemu dengan rakyatnya, contohnya hari ini saya sengaja membuat Andi Asman bepanas-panasan namun beliau tetap hadir di tempat ini membersamai kita, disitulah kita melihat pemimpin yang mau memperhatikan rakyat,” ujarnya.
Yakin dengan warga Desa Tana Tengnga yang merupakan basis suaranya di Pileg kemarin, Andi Unru sebut 80 persen warga siap menangkan paslon BerAmal di hari pencoblosan, 27 November mendatang. Andi Unru berharap jika Andi Asman terpilih nanti bisa memperhatikan kondisi masyarakat Tana Tengnga yang mayoritas bekerja sebagai petani sawah tadah hujan.
” Tanah Tenga memiliki jumlah penduduk sebanyak 1500 orang dengan wajib pilih 1200 orang, masyarakat Tanah Tengah mayoritas petani memiliki lahan persawahan kurang lebih 250 hektar dengan sawah tadah hujan,” terang Andi Unru.
Sementara itu Cabup BerAmal Andi Asman Sulaiman langsung menanggapi serta memahami kebutuhan masyarakat desa Tanah Tengah dan akan memprogramkan pengairan yang memadai untuk sawah tadah hujan demi kesejahteraan petani.
“Dengan kondisi persawahan yang seluruhnya adalah sawah tadah hujan kita akan mengupayakan bagaimana menghadirkan pompanisasi di desa tana tengnga, begitu pula mengenai sarana pendukung transportasi yaitu jembatan untuk akses transportasi agar hasil bumi nantinya mudah diakses dan akan menekan jumlah biaya, oleh karenanya kita akan konsentrasi pada kebijakan anggaran agar berpihak kepada pertanian, ” tutup Andi Asman. (eka)
Comment