Pemilik SPBU Karella Bone Diduga Selundupkan Solar Subsidi 600 Jerigen Per Hari

Pemilik SPBU Karella Bone Diduga Selundupkan Solar Subsidi 600 Jerigen Per Hari

BONE, BERITA-SULSEL.COM — Penyelundupan solar subsidi diduga terjadi di SPBU Karella yang berlokasi di Kecamatan Mare dan Jalan Lapawawoi Karaeng Sigeri, Kelurahan Biru, Kecamatan Tanete Riattang Barat, Kabupaten Bone.

Melalui seorang informan yang berprofesi sebagai sopir mobil truk dan kerap mengisi BBM di SPBU Karella, pemandangan pengisian solar subsidi menggunakan 300 jerigen sudah umum terjadi setiap hari. Informan yang identitasnya dirahasiakan, menyebut ada uang senilai Rp20 ribu per jerigen, khusus bagi pembawa jerigen tersebut.

“Pembawa jerigen itu 20 ribu satu jerigen, kalau yang punya pertamina 40 ribu dikali 300,” ungkapnya.

Kuat dugaan solar subsidi tersebut dibawa ke daerah Morowali mengingat kebutuhan dan harga disana yang cukup tinggi. Informan menyebut harga solar di Morowali paling murah Rp450 ribu per jerigen. Sementara di Bone, harga solar subsidi per jerigen Rp224.400 per jerigen isi 33 Liter dan R204.000 untuk jerigen 30 Liter.

“Paling rendahmi itu 450 per jerigen.
Dua pertamina, jadi 600 jerigen satu hari bagiannya yang punya. Tadi ada lagi yang ngamuk karena petani tidak dikasi,” lanjutnya.

Polemik solar subsidi ini memang seolah tiada habisnya. Lemahnya penegakan hukum di Kabupaten Bone membuat mafia solar leluasa memanfaatkan keadaan. Pengambilan solar subsidi di SPBU Karella pun diduga tanpa gunakan rekomendasi.

“Tiap hari ada solar tapi tiap hari juga dia ambl jatah, tiap hari 300 jerigen”, tutupnya.

Sayangnya, saat di konfirmasi melalui panggilan telepon dan pesan WhatsApp, KA, owner SPBU Karella, tidak merespon sama sekali. (eka)


Comment