MAROS, BERITA-SULSEL.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maros meneguhkan kembali komitmennya dalam menjaga nilai-nilai luhur bangsa. Momentum ini mengemuka saat seluruh jajaran aparatur sipil negara (ASN) mengikuti upacara peringatan Hari Lahir Pancasila tingkat kabupaten dengan khidmat.
Melalui peringatan bersejarah ini, pemerintah daerah mengajak masyarakat untuk membumikan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Langkah nyata tersebut bertujuan untuk merawat keberagaman serta memperkokoh semangat persatuan di tanah Maros.
Bupati Maros, Chaidir Syam, bertindak langsung sebagai inspektur upacara. Dalam amanatnya, ia menekankan bahwa Pancasila merupakan fondasi utama yang menyatukan berbagai elemen bangsa di tengah dinamika sosial yang dinamis.
Pancasila sebagai Benteng Menghadapi Tantangan Zaman
Menurut Chaidir, tantangan global saat ini menuntut kelenturan dan ketahanan nasional yang kuat. Oleh karena itu, masyarakat harus menjadikan lima sila Pancasila sebagai kompas moral dalam bertindak dan mengambil keputusan.
“Kita tidak boleh sekadar menghafal Pancasila. Sebaliknya, kita wajib menerapkan nilai-nilai gotong royong, keadilan, dan kemanusiaan dalam setiap program pembangunan di Kabupaten Maros,” ujar Chaidir secara tegas.
Selanjutnya, ia menjelaskan bahwa tantangan digital seperti penyebaran hoaks dan polarisasi dapat mengancam keutuhan bangsa. Namun, pemerintah optimis nilai-nilai kebangsaan yang tertanam kuat pada masyarakat Maros mampu menangkal dampak negatif tersebut.
Menjaga Ruang Toleransi di Tengah Keberagaman
Selain menyoroti persatuan, Pemkab Maros juga memberikan perhatian khusus pada penguatan toleransi antarumat beragama dan antargolongan. Chaidir menilai bahwa kedamaian daerah menjadi kunci utama untuk menarik investasi dan menyukseskan pembangunan infrastruktur.
Pemerintah daerah selama ini terus bersinergi dengan tokoh agama, tokoh masyarakat, dan organisasi kepemudaan. Langkah kolaboratif ini terbukti efektif dalam meminimalkan potensi konflik sosial dan menjaga stabilitas keamanan wilayah.
“Maros adalah rumah bagi semua golongan. Oleh sebab itu, kami berkomitmen penuh untuk menjamin ruang toleransi yang sehat agar seluruh warga dapat hidup berdampingan secara damai dan harmonis,” tambahnya dengan nada optimistis.
Dukungan Penuh dari Jajaran Forkopimda
Upacara peringatan ini juga mendapat dukungan penuh dari unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Maros. Kehadiran para pimpinan instansi vertikal ini memperlihatkan soliditas yang kuat dalam mengawal ideologi negara.
Pada akhir acara, Bupati Maros mengajak seluruh ASN untuk menjadi teladan bagi masyarakat dalam hal disiplin dan pelayanan publik. Ia berharap semangat Pancasila dapat memacu kinerja aparatur pemerintah demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat Maros yang merata.
Comment