GOWA, BERITA-SULSEL.COM — Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) 09 Gowa sukses menggelar acara Gelar Griya (Open House) pada Jumat (16/10/2026). Melalui ajang ini, pihak sekolah memperkenalkan berbagai program pembelajaran, karya seni, inovasi, hingga capaian prestasi murid kepada pemerintah daerah, pemangku kepentingan, serta masyarakat luas.
Selain menjadi sarana perkenalan, kegiatan strategis ini bertujuan untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam mendukung pemerataan mutu pendidikan di Sulawesi Selatan.
Rangkaian acara yang mengusung tema “Revitalisasi, Digitalisasi, dan SNT” ini juga berlangsung secara serentak di beberapa wilayah Sulsel pada 16–18 Oktober 2026. Kegiatan tersebut mencakup berbagai jenjang pendidikan di Kabupaten Maros, Takalar, Pangkep, Sidrap, dan Pinrang. Namun, pemerintah memusatkan seluruh puncak program SNT di SNT 09 Gowa.
Sejumlah pejabat penting turut hadir dalam kegiatan tersebut. Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan, H. Iqbal Nadjamuddin, S.E., hadir langsung mewakili Gubernur Sulsel. Selain itu, hadir pula Kepala SNT 09 Gowa M. Sahrul, S.Pd., M.Pd., Kepala Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Sulsel Dr. Ir. Imran, S.Kom., M.T., serta Kepala BPPMPV KPTK Lismanto, S.A.P.
Pemprov Sulsel Komitmen Dukung Penuh SNT
Dalam sambutannya, H. Iqbal Nadjamuddin menegaskan komitmen penuh Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan untuk mengembangkan SNT. Menurutnya, keberadaan SNT jenjang SMP dan SMA menjadi langkah nyata untuk memperluas akses pendidikan berkualitas bagi masyarakat.
Oleh karena itu, Pemprov Sulsel memberikan dukungan penuh, termasuk menyediakan lahan khusus untuk pembangunan kawasan SNT 09 Gowa.
“Semoga SNT juga bisa menginspirasi sekolah-sekolah lain, sesuai dengan namanya Sekolah Nasional Terintegrasi,” tegas Iqbal di hadapan para undangan.
Terapkan Tiga Lapis Kurikulum dan Metode STEAMS
Pada kesempatan yang sama, Kepala SNT 09 Gowa, M. Sahrul, menjelaskan bahwa sekolahnya siap menjadi motor penggerak peningkatan kualitas pendidikan daerah. Untuk mencapai target tersebut, SNT 09 Gowa menerapkan formulasi unik berupa tiga lapis kurikulum.
“Kami memadukan kurikulum nasional, kurikulum kekhasan sekolah, dan kurikulum berbasis konteks lokal,” jelas Sahrul.
Selanjutnya, sekolah mengintegrasikan ketiga kurikulum tersebut dengan pendekatan STEAMS (Science, Technology, Engineering, Arts, Mathematics, and Sports) serta metode pembelajaran mendalam (deep learning). Dengan kombinasi ini, para guru dapat mengoptimalkan potensi murid sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan daerah.
Siap Jadi Rujukan Peningkatan Mutu Sekolah
Sementara itu, Kepala BBPMP Sulsel, Dr. Ir. Imran, menilai SNT 09 Gowa memiliki potensi besar untuk mempercepat pemerataan mutu pendidikan. Pasalnya, pemerintah telah melengkapi sekolah ini dengan sarana, prasarana, pembiayaan, serta tenaga pengajar yang sangat memadai.
Sebab itulah, Imran berharap SNT 09 Gowa mampu menjadi sekolah rujukan bagi lembaga pendidikan lain di sekitarnya. Sekolah ini dapat membagikan praktik baik, memperkuat kapasitas pendidik, serta memelopori pembelajaran berbasis kearifan lokal.
Sebagai informasi, SNT 09 Gowa berlokasi di kompleks BPPMPV KPTK, Jalan Diklat Nomor 30, Desa Paccellekang, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Gowa. Penyelenggaraan sekolah ini merupakan amanat langsung dari Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 10 Tahun 2026 tentang Percepatan Peningkatan Mutu Pendidikan.
Melalui dukungan kuat dari pemerintah dan masyarakat, kehadiran SNT 09 Gowa diharapkan membawa angin segar bagi kemajuan dunia pendidikan di Sulawesi Selatan.
Comment