Bahas Perang Kelompok, Ini Pesan Camat Bontoala dalam Dialog Publik BEM Unsa

MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM – Badan Eksekustif Mahasiswa (BEM) Universitas Sawerigading (Unsa) Makassar menggelar dialog publik yang dilaksanakan di Aula Sawerigading, Rabu (29/09/2021).

Adapun tema yang diusung “Dampak Perang Kelompok Terhadap Kehidupan Masyarakat”. Empat orang menjadi pemateri dalam dialog publik ini. Mereka dari berbagai latar belakang berbeda yakni, Kapolsek Bontoala, Kompol Samsuariadi, S.Sos., MH, Camat Bontoala Arman S.Sos.,M.Si. Selanjutnya Dekan Fakultas Sospol Unsa, Dr Adi
Sumandiyar,S.Sos.,M.Hum dan Dekan Fakultas Hukum Unsa, Dr.Hj.Asmah.SH.,MH.

Camat Bontoala, Arman mengapresiasi kegiatan dialog publik yang diinisiasi oleh BEM Unsa. Dia mengaku berhadapan dengan BEM yang memikirkan kondisi wilayah disekitarnya.

“Maksudnya teman-teman di BEM ini bukan cuman tutup jalan tapi dia juga adaptif dengan kondisi lingkungan karena memang Kelurahan Baraya berada dalam wilayah konflik,” ucapnya

Menurutnya, hal-hal seperti inlah kami dari pemerintah bersama aparat keamanan sangat memerlukan sumbangsi pemikiran untuk bagaimana keluar dari konflik ini saya kira harus ada kontribusi dari semua pihak kalau cuman dari pemerintah atau TNI/Polri maka tidak akan mungkin konflik ini selesai.

“Ini akibat interaksi sosial yang ada dibawah berpengaruh tata ruang yang ada dibawah berpengaruh dengan lapangan kerja yang ada dibawah itulah yang kami inventarisir menjadi penyebab-penyebab yang kami dapat selama ini,” tuturnya.

Namun yang buat dia heran ketika konflik terjadi kedua kelompok saling serang tapi setelah usai kedua kelompok biasa-biasa saja sekaan tak terjadi sesuatu sehingga saat berpapasan dijalan seperti biasa-biasa saja

“Saya minta kepada teman-teman BEM para ilmuan untuk meneliti apa sebenarnya penyebanya kita memang berharap kontribusi pemikiran dari teman-teman BEM untuk membantu kami bagaimana mengatasi konflik ini karena kami tahu konflik ini tidak bisa diselesaikan secara parsial dia harus konferhensif sehingga semua unsur harus berpikir untuk menanggulangi hal-hal yang seperti ini,” tegasnya.


Comment