Tutup SUPM Bone, Alumni Sebut KKP RI Kanibal

BONE, BERITA-SULSEL.COM – Telah mencetak 3689 alumni, mulai angkatan 1 sampai 36, nasib Sekolah Usaha Perikanan Menengah (SUPM) Bone, kini diujung tanduk.

Sekolah ini akan ditutup oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan dan akan beralih jadi kampus Politeknik Kelautan dan Perikanan. Aksi penolakan pun datang dari Aliansi Pejuang Almamater SPP/SUPM Bone, yang kembali hadir tepat acara Temu Kangen sekaligus penamatan siswa terakhir, Sabtu (18/6/22) sore.

“Kalau alasan undang-undang, kenapa 5 SUPM di Indonesia masih bertahan dan itu jadi bukti bahwa SUPM Bone juga berpeluang untuk tidak ditutup”, ungkap perwakilan Aliansi Pejuang Almamater SPP/SUPM Bone, Syahrir Lago, yang merupakan Dosen Universitas Sembilan Belas November di Sulawesi Tenggara.

Dalam rilis yang disebar, alumni yang tergabung dalam Aliansi Pejuang Almamater SPP/SUPM Bone juga menyebut bahwa sistem yang digunakan Kemeterian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI, adalah kanibalisme.

Sistem kanibalisme itu terjadi karena Kementerian Kelautan dan Perikanan rela mengorbankan serta menumbalkan SUPM Bone yang telah berdiri sejak 30 tahun lalu dan telah menjadi sebuah lembaga pendidikan vokasi yang kini berstandar internasional.

“SUPM Bone telah melahirkan lulusan profesional di bidangnya, dan alumninya telah bekerja hingga ke luar negeri seperti Australia, Jepang, Panama, Timor Leste, Korea, Tiawan, Peru, dan beberapa Negara lain. Jika Presiden Jokowi sekarang menyerukan vokasi yang lulusannya siap pakai, kita bahkan sudah melakukan itu sejak 30 tahun lalu”, tutur Syahrir.

Jika semua aksi yang dilakukan Aliansi Pejuang Almamater SPP/SUPM Bone sejak Januari lalu tak mendapat respon dari Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Sakti Wahyu Trenggono, maka pihak Aliansi akan lakukan somasi.

Tak hanya itu, Aliansi juga minta Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaeman, turun tangan menjamin eksistensi SUPM Bone sebelum berkembang jadi isu liar. Legislator provinsi dan pusat juga diharapkan mengawal aspirasi alumni agar perjuangan Aliansi Pejuang Almamater SUPM Bone tak sia-sia. (eka)


Comment