BONE, BERITA-SULSEL.COM – Menuju verifikasi Kabupaten/Kota Sehat Tingkat Nasional Tahun 2025, Wakil Bupati Bone, Andi Akmal Pasluddin, hadiri pertemuan Kegiatan Kabupaten Bone Sehat (KKS) di Aula Kantor Bappeda Bone, Selasa (25/3/25).
Akmal Pasluddin selaku koordinator Kabupaten Bone Sehat dalam sambutannya menyampaikan bahwa Kabupaten Bone sudah melaksanakan Kehidupan Masyarakat Sehat Mandiri dengan melakukan sejumlah terobosan serta inovasi guna hadapi perubahan di era digitalisasi ini.
Andi Zulkifli, Kabid Pemerintahan dan Pembangunan Manusia Bappeda Bone, menjelaskan bahwa pelaksanaan Bone sehat baru dimulai 2013 dengan 9 tatanan penilaian Kabupaten Kota Sehat (KKS).
Adapun 9 tatanan tersebut yakni, Kehidupan Masyarakat Sehat dan Mandiri, Permukiman dan Fasilitas Umum, Pendidikam, Pasar, Pariwisata, Transportasi dan Tertib Lalu Lintas, Perkantoran dan industri, Perlindungan Sosial serta Penjagaan dan Penanganan Bencana.
Setiap tatanan mencakup indikator pokok dan pendukung yang harus dipenuhi untuk mencapai kategori penghargaan Swasti Saba (Padapa, Wiwerda, hingga Wistara).
KKS merupakan program strategis nasional yang bertujuan untuk mewujudkan daerah yang bersih, nyaman, aman, dan sehat. Program ini dicapai melalui kerja sama antara pemerintah daerah dan masyarakat.
Pelaksanaan KKS diawali dengan membentuk atau memanfaatkan Forum Kota atau nama lainnya yang disepakati masyarakat, mendapatkan dukungan Pemerintah Daerah, serta mendapatkan fasilitasi dari sektor terkait.
“Kegiatan ini menjadi langkah awal untuk memastikan kesiapan daerah dalam penilaian nasional pada tahun 2025. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi pengingat akan pentingnya keberlanjutan program kesehatan untuk mewujudkan Bone Mandiri, Berkeadilan dan Berkelanjutan (Maberre), bermartabat, elok, religius, kuat, amanah, dan harmonis,” tutur Andi Akmal.
Diketahui kegiatan ini juga dihadiri Ketua Tim Pembina Kabupaten Bone Sehat bersama anggota, Ketua Forum Kabupaten Bone Sehat dan Koordinator Tim Teknis Kabupaten Bone Sehat. (eka)
Comment