BONE, BERITA-SULSEL.COM – Lembaga Bone Peduli Kemanusiaan (BPK) yang awal dibentuk atas dasar kepedulian atas Genosida di Gaza, kini semakin intens membuat berbagai kegiatan. Minggu, 24 Agustus, BPK bersama International Networking for Humanitarian (INH), yang diwakili oleh Ustadz Asmar dan Ustadz Abu Maryam, menggelar long march di acara Car Free Day (CFD), di Lapangan Merdeka Bone.
Bertemakan “Indonesia Merdeka Bersama Palestina”, BPK bersama INH kembali menggugah kepedulian warga Bone terhadap Palestina dengan mengajak berdonasi serta menjual berbagai souvenir yang 100 persen keuntungannya untuk Palestina. Di momen tersebut, terlihat hadir Pj Sekda Bone, Andi Saharuddin, mewakili Bupati Bone, Andi Asman Sulaiman.
“Hari ini Gaza bukan kelaparan tapi dilaparkan, oleh zionis didukung oleh barat dan didiamkan oleh kita. Olehnya itu, mari warga Bone, bismillah, melalui BPK kita dukung saudara-saudara kita di Palestina dalam bentuk apapun itu dan berapapun” kata Ustadz Asmar dari INH.
Ketua BPK, Abdul Samad, menyampaikan tetimakasih kepada masyarakat Bone yang terus membersamai BPK dalam perjuangan mendukung Palestina. Terpisah , Sekertaris BPK, Ariani Grace, mengatakan giat ini bukanlah akhir dari perjuangan melainkan rangkaian kemanusiaan yang akan terus digaungkan.
“Tidak ada kata istirahat bagi kita dalam mendukung Palestina. Insya Allah akan ada gerakan bela Palestina berikutnya hingga Palestina merdeka. From the river to thh sea, Palestina will be free. Merdeka, Indonesia merdeka bersama Palestina,” gaungnya.
BPK sendiri, selain melakukan penggalangan dana di berbagai event, juga kerap lakukan aksi boikot terhadap produk-produk yang terafiliasi dengan zionis Israel. BPK adalah gabungan dari beberapa komunitas dengan latar belakang berbeda yang bergerak bersama demi mendukung Palestina. (eka)
Comment