Gaya Baru Komunikasi Politik: Bupati Luwu Utara Bumikan Kebijakan Daerah Lewat Sisi Romantis

Tangkapan layar konten kreatif Instagram Bupati Luwu Utara Andi Rahim yang memadukan foto formal dan obrolan WhatsApp romantis bersama istri.

LUWU UTARA, BERITA-SULSEL.COM — Masyarakat akhir-akhir ini menemukan pemandangan menarik saat berselancar di akun Instagram Resmi Bupati Luwu Utara, @andirahim_masamba. Ketika mayoritas kepala daerah masih menerapkan pola publikasi yang seragam dan kaku, Andi Rahim justru berhasil mendobrak tren tersebut. Ia menyajikan sebuah formula konten yang sangat menyegarkan dan unik.

Pada halaman utama atau slide pertama, unggahan sang bupati tetap menampilkan foto formal kedinasan yang berwibawa. Namun, kejutan besar justru menyapa para netizen saat mereka menggeser slide ke arah kiri.

Sebab, slide kedua menyuguhkan sisi humanis sang bupati secara gamblang. Unggahan tersebut menampilkan tangkapan layar (screenshot) percakapan WhatsApp yang penuh dengan gombalan dan rayuan romantis kepada istrinya, yang juga menjabat sebagai Ketua TP PKK Luwu Utara.

Secara visual, tren ini mengadopsi format fiksi populer ala Alternate Universe (AU) yang belakangan ini sangat populer di platform Threads dan X. Kreator biasanya membangun cerita lewat jalinan obrolan aplikasi pesan instan. Menariknya, Andi Rahim menyelipkan pesan substansial mengenai program kerja, kebijakan baru, maupun prospek perkembangan daerah di sela-sela obrolan intim tersebut.

Fenomena unik ini langsung memantik perhatian serius dari berbagai kalangan, termasuk para praktisi komunikasi publik. Arumspink, seorang trainer komunikasi, konten kreator, sekaligus motivator kawakan, memberikan pandangan mendalam mengenai strategi digital bupati tersebut. Pria yang akrab dengan sapaan Kak Pipink ini menilai pola tersebut sebagai sebuah terobosan komunikasi politik yang cerdas. Andi Rahim telah berhasil menjembatani protokoler formal dengan realitas media sosial masa kini.

“Menurut saya, ini adalah bentuk komunikasi media sosial yang keren dan sangat kekinian,” ujar Arumspink saat memberikan keterangan resmi, Minggu (28/6/2026).

Arumspink menambahkan bahwa pola tersebut sangat memikat karena adaptasi format konten AU yang sedang digandrungi generasi muda. “Begitu masyarakat melihat foto formal di slide pertama dan menggeser ke slide kedua, mereka langsung membaca percakapan pribadi beliau dengan istri. Di sinilah letak kecerdasannya. Mengapa? Karena di dalam obrolan WhatsApp yang santai dan penuh gombalan itu, selalu ada pesan kuat tentang kegiatan atau prospek perkembangan daerah,” jelasnya.

Lebih lanjut, Arumspink memaparkan bahwa penggunaan tangkapan layar percakapan pribadi memberikan efek kedekatan (proximity) yang luar biasa bagi audiens. Ketika informasi penting—seperti rencana pembangunan pabrik sawit baru di Luwu Utara atau agenda Ketua PKK memamerkan produk lokal di Dekranas Makassar—masuk ke dalam obrolan personal, informasi tersebut menjadi jauh lebih mudah dicerna. Alhasil, masyarakat merasa terlibat dalam ruang obrolan yang riil dan hangat, bukan sekadar membaca pengumuman sepihak dari pemerintah.

Sebagai pakar konten, Arumspink juga melihat nilai tambah yang luar biasa dari balik layar pengelolaan akun media sosial ini. Baginya, siapapun sosok di balik kemudi akun @andirahim_masamba, fenomena ini tetap mencerminkan kualitas kepemimpinan sang bupati yang visioner di era keterbukaan informasi.

“Jika akun ini dikelola langsung oleh bupati sendiri, itu merupakan pencapaian yang sangat keren karena beliau sangat melek digital. Sebaliknya, apabila tim admin yang mengelola konten-konten kreatif ini, maka kita bisa menyimpulkan bahwa Andi Rahim adalah pemimpin yang adaptif,” ungkap Arumspink. Beliau, lanjut Pipink, mampu menempatkan orang-orang kreatif yang paham cara merebut perhatian publik di tengah arus digitalisasi.

Pada akhirnya, ulasan kritis ini menegaskan bahwa diseminasi informasi daerah harus terus bergerak dinamis. Apa yang terjadi di Luwu Utara memberikan pelajaran berharga bagi daerah lain. Sebuah kebijakan publik yang berat sekalipun bisa tampil kreatif agar mendapat perhatian luas. Mengaitkan agenda strategis daerah dengan dinamika kehidupan sehari-hari terbukti menjadi metode edukasi yang sangat efektif bagi masyarakat modern.

Inovasi ini membuktikan bahwa di tangan pemimpin yang memahami komunikasi digital, pesan pembangunan dapat tersampaikan secara humanis, ringan, dan berdampak luas bagi publik.


Comment