Kontraktor di Soppeng Meradang, Proyek 2016 Belum Dibayar

 Andi Tenri Sessu
Andi Tenri Sessu

SOPPENG, BERITA-SULSEL.COM – Sejumlah kontraktor di Kabupaten Soppeng meradang. Proyek yang mereka kerjakan tahun 2016 lalu belum dibayar.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (KBPKD) Kabupaten Soppeng, Andi Tenri Sessu mengatakan, hingga saat ini pihaknya belum bisa membayar sisa proyek 2016 senilai Rp 15 miliar.

Baca Juga : Legislator PPP Sulsel Desak Pemda Soppeng Dampingi Siswa SLB yang Diperkosa di Sekolahnya 

Menurutnya, keterlambatan pembayaran proyek kepihak ketiga disebabkan Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2016 belum dicairkan. “Kami telah bersurat ke pemerintah pusat hingga dua kali. Namun belum ada jawaban,” jelasnya, Selasa, (14/2/2017).

Kata dia, anggaran yang telah digelontorkan sejumlah kontarktor untuk membiayai proyek tahun 2016 tak akan hangus. “Sisa pembayaran ini menjadi utang pemerintah daerah Kabupaten Soppeng kepada rekanan yang telah menyelesaikan proyeknya hingga 100 persen,” paparnya.

Baca Juga : Dewan Soppeng Desak Polisi Tangkap Pelaku Pemerkosaan Siswi SLB

Tenri menjelaskan, pihaknya pasti akan membayar rekanan, tapi mekanismenya menajdi utang. hal ini dilaporkan ke DPRD.

“Hingga saat ini belum ada kepastian kapan cairkan dana DAK-nya, tapi pemerintah pusat pasti akan membayar,” katanya.

Baca Juga : Badan Penanggulangan Bencana Soppeng Santuni Korban Kebakaran

Kasus seperti ini, tambah Tenri, terjadi hampir diseluruh daerah di Indonesia. Tapi, progres pengelolaan keuangan Pemkab Soppeng lebih baik dibanding daerah lain. (Henrik)


Comment