Ustad Fikri Haikal Zainuddin MZ Ceramah di Safari Ramadan Bupati Gowa

GOWA, BERITA-SULSEL.COM – Hari kelima Safari Ramadhan hang dilakukan Bupati Gowa, Adnan Purictha bersama wakilnya, Abd Rauf Malaganni di Kecamatan Bajeng, Jumat malam (25/5/2018) tidak seperti biasanya.

Pasalnya,  kali ini menghadirkan penceramah kondang asal  Jakarta yakni Ustad Fikri Haikal Zainuddin MZ yang merupakan anak kandung dari Dai Kondang Alm. KH. Zainuddin MZ.

Bupati Gowa berserta rombongan melaksanakan buka puasa bersama di Limbung Bajeng kemudian melaksanakan shalat Tarwih di Masjid Jami’ Idaratul Auqaf Pammase Desa Tangkebajeng, Jumat (25/05).

Ustad Fikri dalam  menyampaikan tauziahnya di depan masyarakat Bajeng mengangkat tema  tentang nilai moral dan akhlak. Dia berharap agar umat Islam untuk mencari persamaan bukan mencari perbedaan.

“Akhlak dan moral  itu hanya dimiliki oleh orang-orang yang beriman. Orang-orang yang selalu memberikan teror itu bukan orang yang beriman dan bukan orang Islam, sebab orang yang beriman (Islam) itu merupakan orang yang selalu memberikan ketenangan terhadap sesamanya” jelasnya.

Di tempat yang sama, Bupati Gowa Adnan menyampaikan sambutan sekaligus arahan kepada masyarakat Kecamatan Bajeng.

Dalam sambutannya, Adnan berharap dengan dilakukannya salat tarawih memperbaiki segala kekurangan baik secara Habluminallahu dan Habluminannas.

“Semoga salat tarawih mampu memperbaiki pendekatan kita secara vertikal kepada Allah SWT yakni Habluminallahu, dan pendekatan Horizontal kita antar sesama manusia yakni Habluminannas,” jelas Adnan.

Olehnya moment ini patut disyukuri, karena kata Adnan, Allah masih memberi kesempatan umur yang panjang untuk bisa bertemu dengan bulan Ramadan.

“Bulan yang penuh berkah, bulan yang penuh ampunan, beberapa ulama mengatakan, ramadhan itu ibarat patung yang besar, dimana semua orang berlomba-lomba ingin mendapatkan pahala dari Allah SWT,” jelasnya.

Di hari kelima Safari Ramadhan ini, Adnan mengatakan, pihaknya akan melakukan kunjungan di 18 kecamatan di Kabupaten Gowa. Menurutnya, esensi dari Safari Ramadhan yakni pemerintah dan masyarakat terus menjaga tali silaturahmi, mempererat hubungan emosional satu sama lain.

“Karena pemerintah dan masyarakat merupakan satu kesatuan yang tidak bisa terpisahkan dalam membangun wilayah Kabupaten Gowa yang kita cintai bersama, yang inshaAllah lebih baik, lebih maju, dan masyarakatnya makin sejahtera dimasa yang akan datang,” harap Adnan.

Untuk itu, Safari Ramadhan ini merupakan momen untuk terus menjaga kebersamaan. Tidak ada prestasi tanpa kekompakan, dan tidak ada keberhasilan tanpa kebersamaan, karena kekompakan dan kebersamaan, prestasi demi prestasi mampu  diraih.

Selain itu Adnan juga memaparkan program prioritas Pemerintah Kabupaten Gowa yaitu program pendidikan garatis dan kesehatan gratis untuk Gowa lebih baik kedepannya. (an).


Comment