MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM – 36 mahasiswa dari dau program studi yakni Manajemen dan Akuntansi Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Wira Bhakti Makassar mengikuti ujian proposal skripsi, Sabtu (13/4/2019).
Wakil Ketua (WK) I Bidang Akademik STIE Wira Bhakti Makassar, Dr Abdul Haris SE MSi mengatakan, setiap mahasiswa yang akan menyelesaikan studi harus melakukan penelitian dengan membuat suatu karya ilmiah.
Baca Juga : Rezky Amelia, Mahasiswa STIE Wira Bhakti Makassar, Kuliah Sambil Bekerja
Kata Haris, sebelum melakukan penelitian untuk membuat karya ilmiah, setiap mahasiswa harus terlebih dahulu mengajukan judul dan pembuatan proposal yang nantinya menjadi skripsi.
Pola atau cara ujian skripsi yang diterapkan pihaknya, menurut Haris, setiap peserta ujian akan memaparkan setiap latar belakang dan rumusan masalah yang akan diteliti, metode apa yang digunakan hingga dimana objeknya.
Video Ujian Proposal
“Proposal skripsi sebenarnya suatu bentuk rancangan, desain atau usulan penelitian yang akan dilakukan dan disusun mahasiswa untuk pembuatan skripsi,” ujarnya.
Baca Juga : Terakreditasi Institusi, STIE Wira Bhakti Buka Pendaftaran Mahasiswa Baru, Ayo Buruan
Proposal ini memiliki bentuk dengan menggunakan berbagai standar tertentu seperti penggunaan bahasa, tanda baca, kutipan dan lain-lain.
“Intinya, isi dari proposal skripsi masih dalam bentuk rancangan, belum dijabarkan secara panjang – lebar,” ujarnya.
Tujuan pembuatan skripsi bertujuan agar mahasiswa mampu menyusun dan menulis suatu karya ilmiah, sesuai dengan bidang ilmunya.
Baca Juga : Tahun Ini, STIE Wira Bhakti Makassar Buka Magister Keuangan Publik
Mahasiswa yang mampu menulis skripsi dianggap mampu memadukan pengetahuan dan keterampilannya dalam memahami, menganalisis, menggambarkan, dan menjelaskan masalah yang berhubungan dengan bidang keilmuan yang diambilnya.
“Skripsi merupakan persyaratan untuk mendapatkan status sarjana (S1) di setiap STIE Wira Bhakti Makassar,” ujarnya.
500 Sarjana Ekonomi
Tahun ini, jelas Haris, pihaknya kembali akan mewisuda 500 sarjana ekonomi dari dua Prodi, yakni Manajemen dan Akuntansi.
“Tahun ini, kami berharap bisa kembali menelorkan 500 sarjana ekonomi. Semuanya sumber daya manusia siap pakai atau bekerja,” ujarnya.
Kata Haris, sebahagian besar mahasiswa STIE Wira Bhakti telah bekerja diberbagai instansi, baik swasta maupun pemerintah. (*)
Comment