Hidup Sendiri, Miskin, Kakek Tua di Soppeng Ini juga tak dapat Raskin

 Barahima
Barahima

SOPPENG, BERITA-SULSEL.COM – Barahima, warga Jalan A Potto, RW 003, Kelurahan Macanre, Kecamatan lilirilau, Kabupaten Soppeng sangat memperihatinkan. Selain hidup sebatang kara, kakek 75 tahun ini juga terlilit kemiskinan. Hal diperparah dengan sikap pemerintah yang tak lagi memberikan bantun dan santunan.

Bahkan, baru-baru ini, Pemda Soppeng melalui pemerintah kecamatan memberhentikan atau memutuskan secara sepihak bantuan beras miskin yang selama ini menjadi bahan makanan untuk bertahan hidup. Baca Juga : Dinsos Soppeng Buat Jalan Tani dan Plat Duiker di Jennae Liliriaja

Barahima yang ditemui dikediamanya mengatakan, sejak 2013 lalu dirinya tak lagi menerima beras bantuan pemerintah tersebut meski di rumahnya telah didaftarkan sebagai Rumah Tangga Sasaran (RTS) untuk menerima beras bantuan pemerintah itu.

Tak hanya itu, bantuan listrik masuk desa serta BPJS secara gratis tak didapatkan juga pria sebatang kara ini. Begitupun subsidi BBM yang diterimanya 3 bulan sekali sebesar Rp 300 ribu tak ia dapatkan. Baca Juga : Asyik, Pemda Soppeng Siapkan Pakasi untuk PNS non Guru

“Terakhir saya mendapat raksin tahun 2013 lalu, selepas itu tak ada lagi diantarkan ke rumah, saya juga tak tahu apa alasanya, karena langsung saja terputus,” ujarnya saat dikujungi kediamanya, Rabu, (23/11/2016).

Sementara itu, A Rudy salah satu warga Kelurahan Macanre, Kecamatan lilirilau mengaku prihatin dengan kehidupan Barahima. Kata dia untuk makan sehari-hari saja, pria paru baya tersebut hanya mengandalkan bantuan dan pemberian tetangga sekitar. Baca Juga : Begini Cara Pemda Soppeng Ajak Masyarakat Tolak Narkoba

Rudy berharap agar pemerintah memberikan perhatian kepada Barahima. Termasuk memberikannya bantuan Raskin. “Tolonglah, pemerintah harus melihat kehidupan Barahima. Untuk makan saja tergantung dari belas kasihan orang, saya sudah masukkan berkas permohonan raskinya ke kelurahan beberapa bulan lalu. Namun, belum ada pemberitahuan sampai saat ini,” katanya.

Dikonfirmasi secara terpisah, Lurah Macanre, Sarifuddin mengatakan, pihaknya hanya menyalurkan Raskin sesuai dengan data rukun tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW).

“Jumlah penerima raskin di Macanre tercatat 125 RTS, sebelumnya 220. Namun ada penurunan berdasarkan data RT dan RW,” ujarnya. (Henrik).


Comment