Dewan Makassar Sebut Oknum Guru SMAN 5 Pungli Jadikan Siswa “Sapi Perah”

Mario David
Mario David

MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM – Akibat munculnya dugaan pungutan liar (pungli) di salah satu SMA Negeri di Makassar, memantik komentar dari Anggota DPRD Kota Makassar yang mengharapkan aksi dugaan pungli terhadap para siswa sekolah tidak ada lagi.

Pasalnya, kasus pungutan liar di sekolah memang sudah berlangsung sejak lama. Namun, diduga para oknum dari pihak sekolah diduga menggunakan pola yang berbeda. Baca Juga : Hilangkan Uang Pungli, Siswi SMA 5 Makassar Diancam Dipenjarakan Oleh Oknum Guru

Untuk itu, Anggota DRPD Makassar dari Komisi D, Mario David mengaku kasus pungli di sekolah sekiranya bisa dihentikan oleh pihak terkait khususnya Dinas Pendidikan Kota Makassar. Sebab kata Mario, oknum pungli kerap menggunakan cara dan model yang bermacam-macam atau berganti-ganti. Baca Juga : Mustafa : Saya Tidak Pernah Ingin Penjarakan Anak Sendiri

“Kita berharap pola-pola pungli yang berkedok les tambahan, memungut biaya atau penjualan macam-macam di sekolah sebaiknya dihentikan,” harapnya melalui pesan WhatsApp miliknya, Senin, (21/11/2016). Baca Juga :Andi Mustaman Harap Tidak Ada Lagi Pungli di Sekolah

Lebih lanjutnya, Mario menegaskan, pungutan liar di sekolah membuat citra dan nama baik pendidikan di Kota Makassar bisa tercoreng oleh karena kasus tersebut.

“Ini tidak sehat untuk dunia pendidikan kita yang selalu jadi sapi perah (oknum pungli),” tegas Politisi Partai Nasdem ini.

Sementara itu, Ia berharap, Dinas Pendidikan Kota Makassar, pengawas sekolah dan pihak pengajar bagi siswa bisa menghentikan buruk para oknum sekolah tersebut. Sehingga kata dia, nama baik dunia pendidikan di Kota Makassar bisa membaik di mata Nasional.

“Semoga Dinas Pendidikan, Kepala UPTD, kepala sekolah hingga guru bisa menjaga dunia pendidikan kita di kota makassar agar lebih baik,” harap pria berkaca mata ini.(Dan)


Comment