Hingga Akhir 2016, Pemkab Soppeng Masih Sibuk Urus Warga Miskin

Ilustrasi Kemiskinan
Ilustrasi Kemiskinan

SOPPENG, BERITA-SULSEL.COM – Wakil Bupati Soppeng, Supriansa membuka rapat koordinasi Penyelenggaraan Percepatan Penanganan Kemiskinan (PPPK) tahun 2016 diruang rapat Kantor Gabungan Dinas (Gadis) Lantai II, Jumat, (16/12/2016).

Supriansa mengatakan, rapat koordinasi ini sangat penting untuk dilakukan dilingkup Pemkab Soppeng dengan melibatkan beberapa pihak, khususnya stakeholder terkait agar pelaksanaan program mendapatkan solusi yang tepat. Baca Juga : Kakek Barahima Dijanji Raskin dari Lurah Macenre Soppeng Tahun Depan

“Saya harapkan dengan adanya rapat koordinasi ini mampu meningkatkan program yang selama ini ada. Melalui pertemuan ini juga bisa melahirkan kebijakan serta inovasi bagi Kabupaten Soppeng kedepan dalam mempercepat penaggulangan kemiskinan yang lebih efisen agar menjangkau seluruh elemen masyarakat,” harap Supriansa.

Supriansa menegaskan, dalam mengentaskan masalah kemiskinan, pihak terkait bisa bersinergi dan berkelanjutan dengan menggunakan metode atau sistem penghidupkan masyarakat miskin dari sisi produksinya. Baca Juga : Kasihan, Warga Soppeng Terima Raskin Berjamur dari Kelurahan

“Kehidupan masyarakat miskin saat ini terbilang kronis atau sulit keluar dari kemiskinan, sehingga mereka memerlukan bantuan,”tuturnya. Baca Juga : Soal Raskin Tak Layak Komsumsi, Wabup Soppeng Panggil Bulog

Tak hanya sampai disitu saja, dari sisi produktifitas masyarakat, jelas Supriansa, pihaknya mengupayakan agar masyarakat yang tergolong berpenghasilan dibawah rata-rata dapat mengikuti kegiatan peningkatan ekonomi seperti keterampilan, penyediaan modal, infrastruktur dasar dan fasilitas pendukung usaha skala mikro.

Baca Juga : Hidup Sendiri, Miskin, Kakek Tua di Soppeng Ini juga tak dapat Raskin

Kepala Bappeda Soppeng, A Tenri Sessu mengatakan, tujuan pelaksanaan kegitan untuk melakukan evaluasi capaian penanggulangan kemiskinan di Soppeng serta melakukan koordinasi, singkronisasi, harmonisasi dan integrasi berbagai program kegiatan. (Henrik).


Comment