Andi Mustaman Pantau Banjir Makassar di Beberapa Lokasi

Andi Mustaman Pantau Banjir Makassar di Beberapa Lokasi
Andi Mustaman Pantau Banjir Makassar di Beberapa Lokasi

MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM – Hujan deras yang mengguyur Kota Makassar beberapa hari belakangan ini menyebabkan beberapa daerah tergenang banjir dan berpotensi menimbulkan penyakit seperti diare, demam berdarah dengue (DBD), penyakit kulit dan penyakit lainnya.

Untuk itu, Ketua Yayasan Bhakti Bumi Persada yang membina STIE Wira Bhakti Makassar Andi Mustaman melakukan pemantauan langsung ke beberapa titik yang selama ini dikenal sebagai daerah langganan banjir.

“Ini kita lakukan sebagai bentuk kepedulian kepada seluruh warga. Kita hanya ingin memastikan Makassar tetap menjadi daerah yang Aman meski dalam kondisi banjir sekalipun,” kata Andi Mustaman, Jum’at (3/1/2017).

Dari hasil pemantauan yang dilakukan mantan legislator DPRD Sulsel itu, beberapa daerah seperti di Kecamatan Manggala dan Biringkanayya telah masuk dalam kondisi siaga.

Andi Mustaman Pantau Banjir Makassar di Beberapa Lokasi
Andi Mustaman Pantau Banjir Makassar di Beberapa Lokasi

“Dari pemantauan yang kita lakukan, di Manggala, Biringkanayya, terutama daerah Paccerakkang dan perumahan Kodam III banjirnya sudah cukup parah,” ungkapnya.

Khusus untuk perumahan Kodam III, jelas Aman sapaan Andi Mustaman, bajir sudah masuk kedalam rumah warga dengan ketinggian air sekitar 50 centimeter. Sehingga perlu penanganan serius dari pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

“BPBD baik kota maupun provinsi harus bergerak melihat secara langsung dan melakukan penanganan jangan sampai terjadi hal yang tidak diinginkan,” tambahnya.

Selain itu, Andi Mustaman juga menghimbau kepada petugas kesehatan, agar bisa berjaga-jaga dan membuat pos penjagaan di beberapa titik rawan banjir untuk mengantisipasi wabah penyakit yang ditimbulkan oleh banjir.

Andi Mustaman Pantau Banjir Makassar di Beberapa Lokasi
Andi Mustaman Pantau Banjir Makassar di Beberapa Lokasi

“Untuk mengantisipasi wabah penyakit yang timbul akibat banjir, petugas kesehatan sudah harus membuat posko penanggulangan kesehatan, semua Rumah sakit dan Puskesmas harus mengefektifkan pelayanan 24 Jam. Semoga tidak ada yang terganggu kesehatannya, tapi harus tetap ada antisipasi,” ucapnya.

Dalam kesempatan ini pula, Aman memberikan bantuan berupa sembako kepada korban banjir untuk meringankan beban masyarakat yang terkena dampak bencana musiman ini.

“Semoga banjir yang terjadi ini tidak terulang lagi pada musim mendatang, semoga ada upaya yang kongkrit dalam melakukan penanganan di beberapa lokasi yang menjadi langganan,” tutup Aman.


Comment