Palopo Ekspor Udang Vanamei ke Jepang, Korea dan China

Palopo Ekspor Udang Vanamei ke Jepang, Korea dan China
Palopo Ekspor Udang Vanamei ke Jepang, Korea dan China

PALOPO, BERITA-SULSEL.COM – Dalam bidang perikanan, Kota Palopo saat ini mengalami kemajuan pesat, yang dimana Pemerintah Kota Palopo bersama pihak perusahaan perikanan PT. Sumber Kurnia Laut (SKL) Cabang Palopo telah melakukan ekspor Udang Vanamei ke Jepang, Korea dan China.

Menurut Penanggung Ekspor PT. SKL, Kholik yang ditemui, Jumat (3/2/17), kegiatan ekspor udang telah dilakukan pihaknya sejak September 2016 lalu.

Baca Juga : Disdik Palopo Terbaik di Sulsel

Namun menurut Kholik, walaupun sudah beroperasi kurang lebih lima bulan, pihaknya masih kewalahan memenuhi kebutuhan pasar yang mencapai minimal 150 ton/bulannya.

“Untuk saat ini kita belum dapat menyanggupi kebutuhan pasar yang mencapai 150 ton/bulan. Bahkan semenjak kita sudah melakukan ekspor perdana pada bulan sembilan lalu, produksi untuk tiga bulan terakhir ini mengalami penurunan akibat kondisi cuaca, “ujarnya.

Baca Juga : STISIP Veteran Palopo Terbitkan 56 Buku Ajar Mata Kuliah

Lebih jauh Kholik, mengungkapkan kalau pihaknya dalam tiga bulan terakhir ini, hanya dapat melakukan pengiriman sebanyak 20 ton/bulan, atau mengalami penurunan dibanding sebelumnya yang mencapai 40 ton/bulan. Apalagi untuk Udang Vanamei, masyarakat Palopo atau Luwu Raya pada umumnya belum terlalu melirik budi daya udang tersebut. Mereka masih kebanyakan mengembangkan rumput laut jenis Gracilia. Namun walaupun demikian, Kholik juga tetap optimis pihaknya nantinya dapat kembali meningkatkan ekspor, bahkan dapat memenuhi kebutuhan pasar.

Baca Juga : Perpustakaan Pemkot Palopo Dinilai Terbelakang

Sementara itu, Keberadaan PT. SKL di Kota Palopo sangat berdampak positif bagi masyarakat Palopo, yang dimana perusahaan tersebut menambah ketersediaan lapangan pekerjaan, serta mengurangi angka pengangguran, bahkan juga berdampak positif bagi kaum nelayan di kota ini.

PT. SKL saat ini mempekerjakan karyawan sebanyak 60 tenaga kerja dan rencana bulan ini akan kembali menambah jumlah karyawannya. (ain/zad)


Comment