Legislator Ini Anggap Program PD Parkir Makassar Raya Tak Jelas

Resahkan Warga, TRC PD Parkir Makassar Tutup Parkiran Jalan Mawas
Aksi TRC PD Parkir Makassar Tutup Parkiran Jalan Mawas

MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM – Wakil Ketua DPRD Makassar, Indira Mulyasari Paramastuti menyebut beberapa program dari Perusahaan Daerah (PD) Parkir Makassar Raya tak jelas.

Salah satunya, mengenai pembayaran parkir secara elektronik (smart parking) di Makassar yang belum siap. Menurut Indira, pemberlakukan pembayaran parkir non tunai itu belum jelas kapan dilaksanakan.

“Perparkiran di Kota Makassar ini sangat amburadul begitupun dengan jukirnya, sementara rencana program smart parking telah diujicoba pada oktober 2016 lalu oleh Pemerintah Kota Makassar tapi hingga saat ini masih sebatas uji coba saja dan tidak ada tindak lanjut,” ujar legislator NasDem ini di Makassar, Selasa (14/2/2017).

Kata dia, PD Parkir sebagai penanggungjawab utama program tersebut yakni PD Parkir dinilai masih bimbang. Padahal, program yang akan menambah PAD serta meminimalisir parkir liar di Kota Makassar itu seyogyanya telah mulai berjalan saat masuk di 2017.

“Harusnya tahun ini sudah diterapkan dan di Makassar ini ribuan titik parkir harusnya paling sedikit 50 titik dulu, agar banyak hal baru ditemukan, karena pasti ada masalah yang berbeda-beda,” katanya.

Kendati demikian Indira menyatakan akan terus mendukung program smart parking dapat direalisasikan dalam waktu dekat, munculnya sejumlah titik parkir liar yang meresahkan warga sudah semestinya ditertibkan dengan sistem pembayaran berbasis teknologi.

“Jadi kedepan jika jukir tidak memiliki alat transaksi berarti ilegal, dan perlu diimbau kemasyarakat agar tidak membayar tunai berapapun nilainya ini agar tidak ada jukir ilegal dan oknum yang memanfaatkan setiap lokasi sebagai tempat parkir,” ucapnya.


Comment