MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM – Prodi Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi (Penjaskesrek) STKIP YPUP menerima mahasiswa baru angkatan pertama 200 orang.
Demikian ditegaskan Ketua Prodi Penjaskesrek Dr.Andi Hasriadi Hasyim M,Pd akhir Mei 2018.
Kata dia, dari 200 mahasiswa angkatan pertama itu dibagi menjadi empat kelas, satu kelas pagi dan tiga kelas sore kemudian diangkatan kedua juga dibagi menjadi empat kelas begitupun selanjutnya.
“Jumlah dosen penunjang yang dimiliki diawal pendirian sebanyak 8 orang kemudian ditambah lagi, rasio mahasiswa yang sudah tidak seimbang lagi dengan dosen,” ucap Hasriadi.
Penambahan tersebut, akibat terus meningkatnya jumlah mahasiswa tiap tahun makanya ditahun 2018 dilakukan penambahan sebanyak 7 dosen baru lagi menjadi 15 dosen saat ini,1 dosen bergelar doktor dan 14 lainnya bergelar magister.
“Jumlah keseluruhan mahasiswa prodi penjaskesrek saat ini ada kurang lebih 500 mahasiswa, maka dilakukan penambahan dosen untuk memenuhi rasio mengimbangi jumlah mahasiswa,” ungkapnya.
Pria kelahiran Bone 25 Januari 1986 ini juga mengatakan, target mahasiswa baru akan tetap membuka empat kelas karena, mempertimbangkan rasio antara dosen dan mahasiswa jadi sama dengan tahun-tahun sebelumnya.
Mayoritas peminat dari Flores Nusa Tenggara Timur (NTT), beberapa dari Majene Sulawesi Barat (Sulbar) dan beberapa daerah yang berada di Sulawesi selatan seperti daerah Jeneponto,Bantaeng,Bulukumba dan Bone, pungkas pria berjenggot itu.
Alumni magister UNM 2018 ini juga menuturkan untuk meningkatkan jumlah mahasiswa tiap tahun terus berbenah untuk melengkapi sarana dan prasarana karena kebanyakan praktek 70% di lapangan dan 30% di kelas, apalagi peralatan hoki, softball serta cabang-cabang lainnya semua sudah standar.(*)
Comment