GOWA, BERITA-SULSEL.COM – Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin yang diresmikan Wakil Presiden Republik Indonesia Jusuf Kalla membuat Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan turut menyampaikan harapannya.
Menurutnya, fakultas teknik ini tidak hanya berdiri sebagai kampus negeri yang bertaraf internasional atau Institut Teknologi Gowa.
“Jika saya secara pribadi dan nama Pemerintah Kabupaten Gowa pasti saya mengharapkan fakultas teknik ini bukan lagi setingkat fakultas tapi ini menjadi Institut Teknologi Gowa,” ungkapnya disela persemian Gedung itu.
Kendati demikian, Adnan tetap menyampaikan terimakasihnya karena dengan adanya Fakultas Teknik Unhas ini di Kabupaten Gowa bisa menjadi tempat bagi masyarakat dalam menyalurkan atau memperdalam pengetahuannya tentang teknologi.
“Tentu sangat baik apalagi fakultasnya di Gowa yang secara tidak langsung mempernudah masyarakat kita mengakses pendidikan di Gowa, dan semoga fakultas teknik ini akan mencetak orang-orang yang akan memberikan kemajuan teknologi bagi bangsa Indonesia dan Sulsel dimasa yang akan datang,” lanjut Bupati termuda Sekawasan Indonesia Timur itu.
Sementara itu, dalam sambutannya Wakil Presiden RI Jusuf Kalla, juga berharap fakultas ini bisa menghasilkan sumber daya manusia yang maju dibidang teknologi.
“Bangsa bisa maju jika memiliki nilai tambah, nilai tambah ada jika ada teknologi, dan teknologi ada jika ada pendidikan, maka dari itu hadirnya fakultas ini harus bisa melatih mereka memiliki pengetahuan dan pengalaman serta harus terarah dengan baik sehingga menghasilkan SDM yang maju di bidang teknologi,” jelasnya.
Sekedar diketahui Kampus Fakultas Teknik Unhas di Gowa dapat terealisasi salahsatunya berkat dorongan dan dukungan dari Wapres lJusuf Kalla yang juga merupakan Ketua Ikatan Alumni Unhas.
Selain Fakultas Teknik, Wapres JK juga meresmikan JK Centre of Technolog yang berada di kawasan Fakultas Teknik Unhas, dan peresmian itu ditandai dengan Penandatangan Prasasati oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla, beserta Rektor Unhas Dwia Aries Tina Pulubuhu, kemudian Sekjen Kemristekdikti Ainun Naim, dan Duta Besar Jepang.
Fakultas yang berdiri diatas lahan seluas 40 hektar ini diperkiran menghabiskan anggaran sebesar Rp 1,2 Triliun. (an).
Comment