Bersihkan Kawasan Panakkukang, Perumda Parkir Makassar Turunkan Satgas dan Mitra Brimob Berantas Jukir Liar

Bersihkan Kawasan Panakkukang, Perumda Parkir Makassar Turunkan Satgas dan Mitra Brimob Berantas Jukir Liar

MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM – Manajemen Perumda Parkir Makassar Raya mengambil langkah cepat untuk membersihkan jalanan kota dari praktik pungutan ilegal. Pihak perusahaan daerah secara terbuka menyatakan dukungan penuh terhadap tindakan tegas kepolisian yang telah mengamankan sejumlah juru parkir (jukir) liar di depan Mall Panakkukang.

Direktur Operasional Perumda Parkir Makassar Raya, Andi Ryan Adrianto, menjelaskan bahwa pihaknya menyerahkan sepenuhnya proses hukum para pelanggar kepada Polsek Panakkukang. Melalui ketegasan aparat penegak hukum ini, Perumda Parkir berharap aksi premanisme berkedok parkir dapat segera mereda.

“Kami menyerahkan sepenuhnya kepada Polsek Panakkukang untuk menindaklanjuti sesuai tugas dan kewenangan aparat penegak hukum. Kami juga mengucapkan terima kasih serta berharap dukungan dari jajaran kepolisian dalam memberantas praktik parkir liar, khususnya di depan Mall Panakkukang,” ujar Andi Ryan saat ditemui pada Senin (13/7/2026).

Kerahkan Tim Reaksi Cepat dan Evaluasi Pengawas

Selanjutnya, Andi Ryan mengakui bahwa kebocoran pendapatan daerah akibat praktik parkir liar memang masih marak di beberapa sudut Kota Makassar. Oleh karena itu, pasca-penangkapan di depan Mall Panakkukang, manajemen kini tengah melacak penyebab utama mengapa aktivitas ilegal tersebut bisa bertahan lama di sana.

Sebagai langkah konkret di lapangan, Perumda Parkir akan mengintensifkan patroli pengawasan. Pihak direksi siap menerjunkan Satgas Parkir yang terdiri dari Tim Reaksi Cepat (TRC) bersama Mitra Brimob ke seluruh wilayah yang rawan konflik perparkiran.

“Kami akan mendeteksi dan menertibkan seluruh praktik parkir liar. Satgas Parkir akan turun ke lapangan untuk menindak jukir yang tidak memiliki identitas resmi maupun rompi Perumda Parkir,” tegas Andi Ryan.

Jukir Resmi Wajib Pakai Atribut dan Identitas

Selain memburu jukir liar, Andi Ryan juga mengingatkan para jukir binaan untuk menaati standar operasional prosedur. Setiap jukir resmi wajib mengenakan rompi khusus dan membawa kartu identitas saat melayani pengendara. Jika petugas menemukan jukir resmi melanggar aturan kebersihan administrasi ini, maka manajemen akan langsung mencabut hak izin mengelola lapak parkir mereka.

Di sisi lain, maraknya keluhan warga di area Panakkukang memicu evaluasi internal secara besar-besaran. Menurut Andi Ryan, bertahannya jukir liar mencerminkan adanya kelonggaran dalam sistem pemantauan wilayah yang dilakukan oleh jajaran pengawas internal.

“Ke depan kami akan melakukan evaluasi terhadap kinerja pengawas yang bertugas di wilayah Kecamatan Panakkukang agar pengawasan lebih maksimal dan praktik parkir liar tidak lagi terjadi,” pungkasnya.


Comment