BONE, BERITA-SULSEL.COM — Permudah pelayanan terhadap masyarakat, Kepolisian Resort (Polres) Bone meluncurkan sebuah aplikasi yang dinamai SIKARE, Sistem Informasi Perkara Reskrim, di Ballroom Hotel Helios, Selasa (31/7/18) pagi.
Aplikasi ini disesuaikan dengan nawacita Presiden RI, Joko Widodo, bagaimana menolak reformasi sistem dari penegakan hukum yang bebas korupsi, bermanfaat dan terpercaya. Kasat Rekrim Polres Bone, AKP Dharma Praditya Negara, mengatakan bahwa aplikasi ini sudah banyak diterapkan oleh kepolisian di daerah lain namun dengan nama aplikasi yang berbeda.
“Dalam aplikasi ini semua berkas penyidikan ada dalam satu file mulai laporan polisi sampai tahap dua, jadi akses satu pintu kerjasama dengan kejaksaan dan pengadilan” jelas Dharma.
Aplikasi ini bisa diakses oleh masyarakat umum yang punya kasus di Polres Bone, tanpa perlu repot tinggal buka aplikasi dan mencari tahu sejauh mana perkembangan kasusnya. Sayangnya dalam aplikasi ini, kasus korupsi tidak bisa terupdate.
“Kecuali korupsi karena beda dengan pidana umum lainnya. Ini khusus kasus yang ditangani Polres, untuk Polsek baru sementara dikembangkan” tambahnya.
Kapolres Bone, AKBP Kadarislam Kasim, dalam launching tersebut menyelipkan ucapan terima kasih kepada aqak media yang selama ini telah menjadi partner dan rutin memberitakan kegiatan kepolisian.
“Saya ucapkan terimakasih pada media, bukan berarti kami sudah transparan kami tetap butuh kritik media, jangan sampai polisi bikin salah didiamkan. Yang pasti sekarang dengan SIKARE tidak ada lagi alasan berkas yang hilang” kata Kadarislam.
Selain para perwira dan anggota satuan Reskrim Polres Bone, launching SIKARE juga dihadiri oleh Kepala Kejaksaan Negeri dan Ketua Pengadilan Negeri Watampone. (eka)
Comment