PAREPARE, BERITA-SULSEL.COM – Kepala Kantor Imigrasi kelas II TPI Parepare, Noer Putera Bahagia menerima kunjungan dan silaturahmi dari Kepala BP3TKI Makassar, Mohammad Agus Bustami, Jumat, 11 Januari 2019.
Mohammad Agus Bustami hadir bersama PJTKI se Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat. Kunjungan ini membahas terkait penanganan TKI nonprosedural atau Tenaga Kerja Indonesia yang proses keberangkatannya tidak memenuhi persyaratan administratif, atau CTKI yang melakukan pemberangkatan tidak melalui lembaga-lembaga resmi.
Noer Putera Bahagia didampingi Kepala Seksi Intelijen dan Penindakan Keimigrasian, Indra Gunawan masyur dan Kepala Seksi Lalintaskim, Mulyadi Abu bakar menyambut baik kedatangan dari BP3TKI dan Perusahaan Pengerah Tenaga Kerja serta Perusahaan Jasa Tenaga Kerja (PJTKI).
Kesempatan ini, Kepala BP3TKI Muhammad Agus Bustami meminta agar Imigrasi Kelas II TPI Parepare senantiasa bersinergi dan bekerjasama dalam mencegah TKI Nonprosedural.
Noer Putera Bahagia menyambut baik dan berharap selalu terjalin sinergi dengan BP3TKI dan PJTKI.
Noer mengharapkan jajaran BNP3TKI memonitoring dan memfilter setiap Calon TKI agar rekomendasi yang dikeluarkan betul-betul “clear” dan siap untuk dilanjutkan dalam pembuatan Paspor RI.
Selain itu, Noer juga mengusulkan agar nantinya di Kota Parepare juga ditempatkan kantor perwakilan BP3TKI guna memudahkan pengawasan secara detail terhadap Calon Tenaga Kerja Indonesia yang akan bekerja di luar Negeri.
Selain itu, PJTKI juga harus memenuhi semua prosedur dalam pembuatan paspor RI dan bekerja lebih profesional dalam memproteksi kepentingan TKI di dalam dan di Luar Negeri.
“TKI itu juga harus jadi tanggung jawab Perusahaan Jasa Tenaga Kerja sampai keadaan mereka betul betul aman mulai dari kontrak kerja, hingga asuransinya harus jelas,” ujarnya. (*)
Comment