GOWA, BERITA-SULSEL.COM – Hingga memasuki hari ketiga pasca terjadinya musibah banjir dan tanah longsor yang menimpa Kabupaten Gowa, tim gabungan penanganan bencana kembali menenukan korban meninggal dunia. Korbanpun terus bertambah.
Berdasarkan data yang ada terhitung sejak Selasa (22/1), hingga Kamis (24/1), jumlah korban meninggal yang berhasil ditemukan sebanyak 27 orang. Data tersebut bersumber dari tim gabungan penanggulangan bencana.
Informasi terkini yang berhasil diperoleh dari Polres Gowa, jumlah korban yang dirilis sebanyak 14 korban tertimbun longsor, semuanya di Kecamatan Bungaya. Berikut nama korban yang berhasil ditemukan:
1.Desa Mangempang
– Lel.Hamzah Bin Nuru
– Lel.Erlangga
– Per. Mutung Dg Kasma
-Lel. M.Iksan
2. Desa Buakkang
– Lel.Karimuddin
3. Desa Bontomanai
– Lel.Bonto Bin Baso
4. Kel. Sapaya
– Lel Dg.Tola
-Perm.Dg Bola
-Lel.Hamsir
-Lel. Aldi
-Lel.Dg Jarung
-Lel.H.Naha
-Lel. Saeni
-Perm.Tino Bin Leo
“Jumlah korban meninggal dunia yang ditemukan sementara saat ini 14 orang. Perkembangan akan dilaporkan,” demikian baket dari Humas Polres Gowa yang diterima hingga berita ini ditayangkan.
Satu orang korban lainnya ditemukan di Desa Pattallikang, Kecamatan Bungaya (Data dari Basarnas Makassar).
“Desa Pattallikang, Kecamatan Manuju ditemukan satu orang korban an. Rahmatia (41 tahun) dan dievakuasi ke rumah keluarga,” kata Humas Basarnas Makassar, Hamsidar melalui pesan WhatsApp, Kamis (24/1) pukul 13:00 Wita.
Dengan demikian total korban jiwa bencana banjir hingga saat ini berjumlah 27 orang.
“Proses evakuasi masih dilakukan hingga saat ini. Semoga cuaca hari ini baik, karena masih ada sejumlah warga yang hilang dan belum ditemukan,” kata Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan. (an).
Comment