AIP J2 Dukung Jurnalis Beri Solusi Masalah Perkawinan Anak

MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM – Setelah melakukan liputan khusus mengenai masalah problem kawin anak selama dua bulan, 5 jurnalis terpilih menjelaskan hasil investigasnya, Kamis (28/03) di Baruga Anging Mammiri Rujab Walikota Makassar.

Kelimanya yakni, AF. Astrid (inipasti.com), Didit Haryadi (Tempo), Rahman Amin (Radar Makassar), Nurdin Amir (Ve Channel) dan Rahmat Hariansyah (beritagar.id).

Menurut mereka, ada manipulasi data, budaya serta pengaruh ekonomi sebagian masyarakat yang membuat mereka melakukan perkawinan anak.

Kelima jurnalis tersebut terbagai dibeberapa wilayah di Sulsel ini. Ada yang menikahkan anaknya karena faktor ekonomi, budaya keluarga, dan sebagainya. Sehingga perkawinan anak menjadi tren tersendiri di daerah itu.

Hal ini menimbulkan kepedulian dan perhatian terkhusus bagi perwakilan pemerintah Australia. Dukungan Australia Indonesia Partnership for Justice 2 (AIP J2) hingga program ini terselenggara dengan baik.

“Melalui program AIP J2, kami memberikan perhatian pada masalah perkawinan anak sebagai isu kompleks. Sehingga, memerlukan kerjasama berbagai pihak,” jelas Konsul Jenderal Australia, Richard Mathews, di Makassar, Kamis (28/3/2019).

Kata dia, media punya peranan penting memberikan pemahaman bagi masyarakat tentang pencegahan dampak negatif dari perkawinan anak. (*)


Comment