Biaya Kuliah tak ada Kenaikan dan Bisa Diangsur, UMI Banjir Pendaftar

Dr Ir Hanafi Ashad MT

Dr Ir Hanafi Ashad MT

MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM – Animo masyarakat untuk kuliah atau melanjutkan pendidikan di Universitas Muslim Indonesia (UMI) sangat besar. Jumlah pendaftar per tanggal 8 Juli 2019, terjadi peningkatan secara signifikan diatas angka 8 ribu.

Hal ini disampaikan Ketua Panitia Penerimaan Mahasiswa Baru tahun 2019, Dr Ir Hanafi Ashad MT saat ditemui diruang kerjanya Menara UMi lt 9 Senin (8/7/2019).

“Alhamdulillah peminat calon mahasiswa baru telah mencapai diatas angka delapan ribu, terjadi peningkatan secara signifikan dari tahun sebelumnya,” ungkapnya.

Kata Hanafi, tahun ini penerimaan mahasiswa baru UMI secara online. Meski demikian pihaknya tetap melayani pendaftar offline.

Kata dia, pendaftaran secara offline dilakukan guna pengakomodir permintaan masyarakat untuk tetap mendapatkan pelayanan berbasis di Menara UMI lt 2 kantor BAAK.

“Insya Allah panitia siap memberikan pelayanan dab pendampingan untuk pendaftaran online di Menara UMI,” tuturnya.

Kouta yang disiapkan UMI sebagai PTS terbaik dan satu-satunya terakreditasi Unggul dengan nilai ‘A’ dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi hanya 4.000.

Alumni Fakultas Teknik UMI ini juga menambahkan, tahun ketiga pembiayaan kuliah di UMI tidak ada kenaikan dan bisa diangsur.

“Jadi pembayaran SPP dibayar sekali saja, dan BPP dibayar setiap tahun atau setiap semester. Jadi semua biaya bisa dicicil sesuai kemampuan mahasiswa,” jelasnya.

Selain itu, batas pendaftaran tanggal 12 Juli 2019 kini diundur hingga tanggal 14 Juli 2019. Panitia melayani dihari Sabtu dan Ahad.

“Hal ini untuk memenuhi tuntutan masyarakat yang baru sempat hadir dihari tersebut karena kesibukan orang tua. Kami melayani permintaan tersebut,” imbuhnya.

Jelang penutupan pendaftaran, jumlab akan terus meningkat, mengingat UMI perguruan tinggi yang telah terakreditasi A  BAN-PT dan pertama di Luar Pulau Jawa.


Comment