MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM – Lokakarya dan workshop kurikulum pendidikan Ners, Fakultas Kesehatan Masyarakat UMI dengan tema Pemutakhiran Kurikulum Berbasis KKNI menyongsong Era Revolusi Industri 4.0.dilaksanakan di Hotel Grand Imawan selama dua hari, tanggal 6 dan 7 Agustus 2019.
“Menyongsong era revolusi 4.0 memang saat ini semua Program studi sudah harus melakukan pemutakhiran kurikulum berbasis KKNI khususnya untuk menetapkan seperti apa luaran dari Program studi pendidikan ners,” ujar Wakil Rektor I UMI, Dr Ir Hanafi Ashad ST MT.
Kata dia, lokakarya ini memberikan arahan yang jelas rumusan mana yang kita inginkan.
“Era saat ini harus mempunyai keahlian khusus, agar lebih menghasilkan luaran yang sesuai dengan keahlian,” ujarnya.
“Jika kita berbicara pemutakhiran, tidak harus 4 tahun sekali, sebagaimana yang kita sering dengar bahwa kurikulum harus diperbaharui, tetapi meninjau dan pemutakhiran, Karena kita dituntut untuk mengupdate terus apalagi mengeni ilmu,” tambahnya.
Sementara itu, Dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat UMI, Dr Sudirman MS mengatakan, kegiatan dilakukan untuk menciptakan peluang dan keterampilan dengan merancang kurikulum agar bisa bersaing.
“Saya harapkan dengan lokakarya ini ada arahan yang jelas, kita mau menghasilkan lulusan kita ini seperti apa. Selain itu, saya meminta masukan dari stakeholder,” pungkasnya.
Turut hadir dalam kegiatan ini, Asosiasi pendidikan ners indinesia, PPNI Persatuan perawat Indonesia, inwocna ( lembaga perawatan luka ) Sulsel, Rumah sakit yang ada di kota Makassar, Puskemas, dan dinas kesehatan Kota Makassar. (*)
Comment