MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM – Ayo makan merupakan program akhir tahun Four Point Hotel Makassar untuk menjamu para pengunjungnya.
Hal itu diungkapkan General Manager Four Point by Sheraton Hotel Makassar, I Gede Sudjana. Kata dia, pihaknya telah memprogramkan acara bertema ‘Ayo Makan’, Jumat (1/11/2019).
Kata dia, program ini difokuskan untuk kuliner food cooking. Memilih Danau Tempe sebagai lokasinya merupakan objek wisata yang tak kalah menarik untuk diperkenalkan dengan beragam bahan baku dimilikinya.
Sehingga, melalui penyajian kuliner di daerah tersebut diyakini mampu meningkatkan kualitas budaya Sulsel menuju kelas kuliner dunia.
“Ayo makan, merupakan tema sekaligus refleksi yang diambil sebagai kolaborasi danau tempe. Daerah itu sangat identik dengan makanan familiar di Sulawesi Selatan yang diyakini dapat mengangkat budaya Indonesia menuju kelas dunia,” tuturnya.
Sementara itu, Eksekutif chef four point by Sheraton Hotel Makassar, Suwanta mengungkapkan pengambilan tema danau tempe sesuai budaya dan tempatnya yang tidak kalah menariknya.
“Karena itu, akan dilakukan kolaborasi masyarakat sekitar dengan tim chef four point sendiri dalam peningkatan pengetahuan memasak,” paparnya.
“Dengan kegiatan tersebut diharapkan dapat mengantarkan Makassar menuju kuliner kelas dunia,” ujar chef yang telah berpengalaman itu.
Diakui Suwanta, sebagai hotel berbrand internasional, pihaknya tetap menyajikan menu lokal sebagai bentuk apresiasi terhadap budaya yang ada.
Senada dengan itu, Director of Sales and Marketing Nandang Suhendar mengatakan dasar pengambilan lokasi itu sebetulnya telah dilalui proses penyaringan 24 Kabupaten se-sulawesi Selatan.
Sebagai acuan, kata Nandang, danau tempe bisa ikut berpartisipasi atau menjadi bagian dari pelaksanaan kegiatan tersebut. Daerah itu adalah salah satu objek wisata yang cukup terkenal.
“Kita angkat kembali supaya lebih terkenal dan bukan hanya dilevel nasional melainkan internasional,” katanya.
Tidak hanya Danau Tempe beber Nandang, tempat-tempat wisata lainnya pun bisa. Dengan bekerja sama pemerintah setempat, mengenal tempatnya, menghayati betul kreativitas kulinernya dan juga budayanya semau itu bisa terwujud.
Diketahui, kegiatan itu akan berlangsung mulai dari tanggal 9 hingga 18 November mendatang. (*)
Comment