Manager SPBU di Bone Akui Adanya Pungli Terkait Solar

Salah satu SPBU di Kabupaten Bone. Foto : Eka Handayani

BONE, BERITA-SULSEL.COM– Kelangkaan solar yang selama ini diketahui karena adanya monopoli pembelian oleh pihak-pihak tertentu, juga mengungkap adanya pungli yang dilakukan oleh pihak SPBU di Bone.

ruangannya, Senin (15/8/22), Manager SPBU Palakka, Andi Eni, mengakui adanya pembayaran Rp3000 tiap pembelian 1 jerigen solar isi 30 liter. Eni mengatakan hal itu atas keinginan para pembeli solar.

“Itu mereka konsumen yang mau sendiri memberikan uangnya, pernah saya tegur tapi tetap begitu, jadi sudah bukanmi kewenangan saya”, akunya.

Terkait solar, Eni juga mengaku telah dipanggil oleh Polsek Tanete Riattang, Senin (15/8/22), pagi tadi, dan telah diberi petunjuk oleh Kapolsek, Kompol Andi Ikbal, agar tidak memberikan pelayanan berbeda terhadap konsumen yang membutuhkan solar.

“Saya panggil untuk tanyakan kenapa itu solar langka, katanya tidak, solarnya tetap ada. Jadi saya katakan supaya dilayani semua, jangan ada yang dibedakan”, kata Ikbal.

Mencuatnya isu dugaan pungli dan adanya pihak-pihak yang memonopoli pembelian solar, kata Eni, berpengaruh pada pasokan solar ke SPBU Palakka. Jumlah solar yang biasanya 16000 liter perhari, kini hanya 8000 liter perhari. (eka)


Comment