Kasus Markdown GT Kapal, Kanit Tipidkor Polres Bone: Kami Tuntaskan

Kasus Markdown GT Kapal, Kanit Tipidkor Polres Bone: Kami Tuntaskan

BONE, BERITA-SULSEL.COM– Kasus dugaan markdown GT kapal nelayan atau manipulasi GT untuk mendapatkan jatah solar subsidi melalui rekomendasi Dinas Perikanan, masih terus bergulir di Unit Tipidkor Polres Bone.

Ditemui usai Konferensi Pers di Mapolres Bone, Rabu (31/7/24), Kanit Tipidkor Polres Bone, Iptu Daniel Nainggolan, mengatakan pihaknya masih menunggu ahli ukur dari Syahbandar Provinsi untuk melakukan pengukuran ulang.

“Tiga minggu lalu kami koordinasi dengan Syahbandar Makassar. Kami kan bukan ahli ukur, disini yang dipermasalahkan ukuran tidak sesuai jadi ada permainan solar subsidi,” kata Daniel.

Diungkap Daniel, sampai hari ini sudah 20 orang pemilik kapal yang dimintai keterangan tentang manipulasi GT meskipun beberapa dari mereka beralasan sibuk melaut.

“Kalau melihat dari administrasinya sudah sesuai ketentuan tapi kurang akurat karena ini kan tidak kena solar subsidinya. Kalau ahli ukurnya disini (Syahbandar Bone, red) takutnya tidak netral, siapa tau mereka keluarga kan,” tambahnya.

Sesuai Perpres No.191/2014, kuota BBM subsidi khusus nelayan tidak lagi diberikan untuk kapal di atas 30 Gross Tonnage (GT). Ketentuan ini untuk menghidari praktik manipulasi dan menghemat BBM oleh para juragan kapal sehingga menyulitkan nelayan-nelayan kecil.

“Nanti saya komunikasikan dengan Syahbandar, kita tunggu waktunya dan kita turun sama-sama. Kami tuntaskan, dalam waktu dekat tercapai 50 pemilik kapal yang kami panggil,” tutupnya. (eka)


Comment