GOWA, BERITA-SULSEL.COM — Turnamen sepak bola mini raket, De Rudal Padel at Malino, sukses menghadirkan persaingan kompetitif yang berbalut suasana kebersamaan. Mengusung konsep sportainment, ajang yang berlangsung di Lapangan De Rudal Padel Malino pada Sabtu hingga Minggu (4–5 Juli 2026) ini memadukan unsur olahraga, hiburan, dan silaturahmi. Langkah tersebut berhasil menyatukan komunitas padel sekaligus kalangan pengusaha asal Makassar.
Sebelumnya, sebanyak 12 pasangan berhasil mengamankan tiket ke babak utama setelah melewati fase prakualifikasi ketat di Lapangan Arcadia Padel Makassar. Panitia kemudian membagi para peserta ke dalam dua pool yang masing-masing berisi enam pasangan. Selanjutnya, empat pasangan terbaik dari setiap pool berhak melaju ke babak perempat final.
Persaingan sengit terus terjadi hingga partai puncak. Pada laga final, pasangan Fadel/Debby tampil perkasa dan keluar sebagai juara setelah menundukkan duet Om Boy/Juju dengan skor 4-1 dan 4-3.
Apresiasi Total untuk Semua Peserta
Atas keberhasilan tersebut, Fadel/Debby berhak membawa pulang hadiah utama sebesar Rp10 juta beserta medali juara. Penggagas turnamen, Rusdin Abdullah yang akrab dengan sapaan Rudal, menyerahkan langsung hadiah tersebut.
Menariknya, sebuah momen hangat terjadi usai penyerahan hadiah. Debby secara sukarela menyerahkan seluruh hadiah uang tunai kepada Fadel sebagai bentuk apresiasi atas perjuangan keras rekannya.
“Kami sangat menghargai perjuangan Fadel sepanjang kompetisi ini. Oleh karena itu, saya menyerahkan sepenuhnya hadiah tersebut kepada Fadel sebagai ucapan terima kasih,” ujar Debby.
Sementara itu, pasangan Om Boy/Juju yang menempati posisi runner-up menerima hadiah sebesar Rp8 juta. Adapun peringkat ketiga dan keempat masing-masing memperoleh hadiah Rp6 juta dan Rp4 juta.
Tidak hanya bagi para pemenang, panitia juga membagikan apresiasi kepada seluruh kontestan. Setiap pasangan yang menembus babak 12 besar mengantongi voucher belanja senilai Rp1 juta. Bahkan, peserta yang gugur di fase awal tetap menerima uang transportasi sebesar Rp500 ribu sebagai bentuk penghargaan atas partisipasi mereka.
Bukan Sekadar Kompetisi, Melainkan Ruang Mempererat Jejaring
Di sisi lain, Rusdin Abdullah yang ikut bertanding bersama pasangannya, Rudal/Nurul, harus menyudahi langkah mereka di babak perempat final setelah kalah dari sang juara, Fadel/Debby, dengan skor 5-3.
Kendati kalah, Rusdin Abdullah menegaskan bahwa penyelenggaraan turnamen ini tidak semata-mata bertujuan untuk mencari pemenang. Menurutnya, esensi utama dari ajang ini adalah menjadi wadah untuk mempererat hubungan antarkomunitas De Rudal Padel serta para pengusaha yang tergabung dalam HIPMI Senior.
“Turnamen ini kami gelar bukan semata-mata untuk mencari juara. Hal yang lebih penting adalah bagaimana kita membangun kebersamaan, mempererat silaturahmi, sekaligus menikmati olahraga padel dalam suasana yang santai dan penuh keakraban,” kata Rusdin Abdullah.
Oleh karena itu, Ketua Panitia Andi Ridwan Dino Jabir melihat tingginya antusiasme peserta sebagai modal kuat untuk merancang agenda serupa pada masa mendatang.
“Kami berharap penyelenggaraan De Rudal Padel at Malino dapat terus menjadi agenda rutin bagi rekan-rekan senior pencinta olahraga padel. Selain menjadi ajang kompetisi, turnamen ini juga berfungsi menjadi sarana efektif untuk mempererat persaudaraan dan membangun jejaring bisnis antarpeserta,” pungkas Dino.
Comment