Warga RT/RW 06 Karuwisi Sukses Pilah 304 Kg Sampah Jelang Pembatasan TPA Antang

Aktivitas pengurus Bank Sampah Unit (BSU) Gembira Ria Kelurahan Karuwisi saat menimbang 304 kg sampah pilahan warga, Senin (6/7/2026).

MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM — Pengelola Bank Sampah Unit (BSU) Gembira Ria RT/RW 06 Kelurahan Karuwisi, Kecamatan Panakkukang, terus memassifkan sosialisasi dan penimbangan sampah di tengah masyarakat. Langkah taktis ini menjadi antisipasi nyata menyusul kebijakan baru Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Tamangapa Antang yang hanya akan menerima sampah residu mulai 1 Agustus mendatang.

Lurah Karuwisi, Hendra, S.Sos., menjelaskan bahwa seluruh ketua RT dan RW di bawah bimbingannya terus mengaktifkan pengelolaan persampahan ini. Saat ini, 10 RW di Kelurahan Karuwisi bahkan telah memiliki bank sampah masing-masing. Setiap wilayah BSU kini menggaet puluhan nasabah dan rutin membukukan hasil penimbangan hingga ratusan kilogram setiap bulan.

“Melalui program ini, para ketua RT dan RW di wilayah Kelurahan Karuwisi berhasil mengurangi beban sampah yang biasanya langsung terbuang ke TPA Tamangapa Antang,” ujar Hendra pada Senin (6/7/2026).

Bukti keberhasilan tersebut terlihat jelas dalam aktivitas penimbangan BSU Gembira Ria pada hari ini, Senin, 6 Juli 2026. Direktur BSU Gembira Ria, Haliah, mengungkapkan bahwa pihaknya berhasil mengumpulkan ratusan kilogram sampah kering dari tabungan warga.

“Hari ini kami berhasil mengamankan timbangan sampah dari warga sebesar 304 kilogram,” ungkap Haliah dengan penuh syukur.

Lonjakan Signifikan Jumlah Nasabah

Sementara itu, Sekretaris BSU Gembira Ria, Nurliah, menambahkan bahwa pengurus RT/RW terus bergerak mengajak masyarakat sejak mendapat amanah dari Pemerintah Kota Makassar. Hasilnya, kesadaran warga lokal untuk menjadi nasabah bank sampah mengalami peningkatan yang sangat drastis.

“Pada awal kami dilantik bulan Januari lalu, nasabah kami baru berjumlah 5 orang. Namun, saat ini BSU Gembira Ria sudah merangkul 42 orang nasabah aktif,” urai Nurliah.

Selanjutnya, Bendahara BSU Gembira Ria, St Nurbaya Rustam, merincikan potensi wilayahnya. Menurutnya, dari total 140 rumah di wilayah RW 06 Kelurahan Karuwisi, terdapat sekitar 100 rumah tangga yang aktif memproduksi sampah, baik organik maupun anorganik.

“Oleh karena itu, kami sangat bersyukur karena sudah ada sekitar 40 rumah yang aktif menjadi nasabah di bank sampah kami,” tambah St Nurbaya.

Kolaborasi Menjaga Lingkungan Kelurahan Karuwisi

Secara administratif, Faisal M Alulu memimpin wilayah RW 06 yang mengoordinasi 5 RT. Para ketua RT tersebut meliputi St Nurbaya Rustam (RT 01), Nurliah (RT 02), Haliah (RT 03), Nurhayati (RT 04), dan Sri Rahayu (RT 05). Wilayah ini tercatat memiliki kepadatan penduduk sekitar 830 jiwa dari 236 Kartu Keluarga (KK).

Melihat potensi besar tersebut, Faisal M Alulu menegaskan bahwa angka ini merupakan tantangan sekaligus tanggung jawab besar bagi seluruh jajaran pengurus. Ia berkomitmen penuh untuk terus mengetuk kesadaran warga agar terlibat aktif dalam pelestarian lingkungan.

“Ini menjadi tugas dan tanggung jawab kami semua. Kami ingin masyarakat bersama ketua RT dan RW berperan aktif menjaga lingkungan dengan memilah sampah langsung dari rumah masing-masing, sekaligus bergabung menjadi nasabah Bank Sampah Gembira Ria,” pungkas Faisal dalam rilis resminya.


Comment